Kelebihan Wuling Cortez 1,5 Liter Turbo Dibandingkan 1,8 Liter

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wuling Cortez atau Baojun 730 menurut rencana akan diperkenalkan pada awal tahun 2018 di Indonesia. (gmchina.com)

    Wuling Cortez atau Baojun 730 menurut rencana akan diperkenalkan pada awal tahun 2018 di Indonesia. (gmchina.com)

    TEMPO.CO, Beijing - SAIC-GM-Wuling telah memperkenalkan Baojun 730 AT yang Indonesia dikenal dengan Wuling Cortez. Di Cina, Wuling Cortez dipersenjatai dengan mesin 1.5 liter turbocharged dengan transmisi otomatis enam percepatan.

    Mesinnya menawarkan tenaga maksimal 110 kW dan torsi maksimum 230 Nm. Turbocharger-nya memberikan percepatan tenaga lebih cepat dari mesin 1.8 liter pada 1400 rpm dan torsi puncak lebih cepat 1750 rpm. Mesin 1,8 liter Mesin mampu menyemburkan tenaga sebesar 129 hp pada 5600 rpm dan torsi maksimum sebesar 174Nm. Powertrain memberi dorongan pedal yang sangat responsif dan akselerasi cepat.

    Baca: Test Drive Wuling Cortez: Mesin Bertenaga Berjibun Fitur Premium

    Wuling Cortez dilengkapi dengan gril asupan udara aktif. Ini mengendalikan masuknya udara ke dalam kompartemen mesin, membantu mesin dengan cepat mencapai suhu operasi yang diinginkan dan mengurangi hambatan angin untuk mengurangi konsumsi bahan bakar.

    Baojun 730 atau Wuling Cortez menggunakan transmisi otomatis dual-clutch enam percepatan. Dikembangkan oleh BorgWarner, jeda waktu perpindahan hanya dalam waktu 0,2 detik. Hal ini tidak hanya membuat pergeseran halus, tapi juga secara signifikan meningkatkan efisiensi bahan bakar.

    Wuling ini mengadopsi banyak fitur keselamatan aktif dan pasif. Pada tahun 2015, Baojun 730 menjadi mobil keluarga tujuh kursi pertama yang mendapatkan penilaian keselamatan 5 bintang dalam pengujian C-NCAP.

    Baca: Perbandingan Spesifikasi Wuling Cortez vs Toyota Kijang Innova

    Wuling Cortez juga merupakan MPV pertama yang dilengkapi suspensi belakang multi-link independen. Ini memberikan kendali maksimal ban untuk kontrol yang lebih baik. Sistem sasis diuji lebih dari 10.000 kilometer dan hampir sembilan bulan menjalani tuning untuk memastikan kinerja yang dinamis.

    GM MEDIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.