4 Pabrikan Mobil Cina yang Hentikan Produksi Kendaraan Boros BBM

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak-anak terkena polusi udara. theguardian.com

    Ilustrasi anak-anak terkena polusi udara. theguardian.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Cina tidak memperpanjang izin produksi 553 jenis mobil Cina jenis penumpang karena tidak bisa memenuhi standar penggunaan bahan bakar yang ditetapkan oleh pemerintah setempat.

    Keputusan ini berlaku efektif per 1 Januari 2018, demikian pernyataan Pusat Pelayanan Teknologi Kendaraan Cina dengan mengutip surat keputusan Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) setempat, Senin 1 Januari 2018.

    Baca: Kaleidoskop 2017: Mobil Cina Wuling dan Sokon Agresif Menyerang

    Ratusan jenis kendaraan yang masuk daftar larangan produksi tersebut sebagian besar produk perusahaan patungan Cina dan industri otomotif global, seperti FAW-Volkswagon, Beijing Benz Automotive, Chery, dan Dongfeng Motor Corporation.

    Melalui kampanye melawan polusi, pemerintah Republik Rakyat Cina itu menggalakkan transportasi hijau melalui pembatasan emisi dan mendorong produksi kendaraan berkonsumsi energi terbarukan (NEVs).

    Pihak berwenang setempat pada awal Desember 2017 juga memberlakukan pembatasan emisi yang lebih ketat yang secara bertahap akan diterapkan pada produk-produk kendaraan baru.

    Baca: BMW Sukses Menjadi Mobil Mewah Nomor Satu di Cina

    Sementara para pembeli NEVs akan mendapatkan keringanan pajak selama tiga tahun ke depan, demikian laporan China Plus.

    Pada September 2017, MIIT mulai melakukan pemeriksaan terhadap produksi dan penjualan mobil Cina berbahan bakar fosil sebagimana dilaporkan laman berita milik Radio Internasional Cina (CRI).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.