Senin, 19 Februari 2018

Datsun Cross Sudah Bisa Dipesan, Ini Bocoran Harganya

Reporter:

Naufal Shafly

Editor:

Wawan Priyanto

Kamis, 4 Januari 2018 14:28 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Datsun Cross Sudah Bisa Dipesan, Ini Bocoran Harganya

    Datsun Go-cross. TEMPO/Meiky Sofyansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Datsun Cross akan diluncurkan untuk pertama kali di dunia (world premiere) di Jakarta, 18 Januari 2018. Model yang dibangun dari platform Datsun Go ini sudah bisa dipesan dengan uang tanda jadi Rp 2 juta. 

    “Sudah bisa inden, biaya booking-nya Rp 2 juta, kemungkinan unit akan dikirim ke pembeli pada awal maret 2018,” ujar seorang sales di sebuah dealer Datsun di Jakarta Selatan, Kamis, 4 Januari 2018.

    Sales itu mengatakan, display Datsun Cross diperkirakan akan tiba di dealer akhir Januari, nomor sasis akan keluar di bulan Februari dan unit akan dikirim pada awal Maret.

    Baca: Datsun CROSS, Unggulan Baru Datsun di Indonesia

    Ia juga menjelaskan, biaya booking akan dikembalikan 100 persen jika nantinya pembeli membatalkan pemesanan. “Untuk biaya booking, kalau nanti seandainya ada pembatalan, uang akan dikembalikan full tanpa potongan apapun,” ujar Sales itu.

    Harga Datsun Cross diperkirakan berkisar 160-170 juta, namun harga tersebut belum resmi karena menunggu launching yang dilakukan pada 18 Januari mendatang. Mobil ini diperkirakan memiliki lima varian warna, yaitu, Putih, Silver, Grey, Hitam dan Kuning.

    Simak: Datsun Go Matik Sudah Bisa Dipesan, Harga Lebih Mahal Rp 15 Juta

    “Datsun Cross akan mengawali perjalanan baru dari segmen baru Datsun di Indonesia,” kata Eiichi Koito, Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia dalam keterangan tertulisnya, Selasa 2 Januari 2018.

    Menurut Koito, Datsun Cross merupakan generasi baru compact cross-over. “Dengan desainnya yang stylish dan fitur-fitur canggih, Datsun Cross akan menjadi partner yang sesuai untuk gaya hidup pelanggan baru kami,” lanjut Koito.


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    JR Saragih dan 4 Calon Kepala Daerah Terganjal Ijazah dan Korupsi

    JR Saragih dicoret dari daftar peserta pemilihan gubernur Sumut oleh KPU karena masalah ijazah, tiga calon lain tersandung dugaan korupsi.