Kamis, 24 Mei 2018

Datsun Cross Sudah Bisa Dipesan, Ini Bocoran Harganya

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Datsun Go-cross. TEMPO/Meiky Sofyansyah

    Datsun Go-cross. TEMPO/Meiky Sofyansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Datsun Cross akan diluncurkan untuk pertama kali di dunia (world premiere) di Jakarta, 18 Januari 2018. Model yang dibangun dari platform Datsun Go ini sudah bisa dipesan dengan uang tanda jadi Rp 2 juta. 

    “Sudah bisa inden, biaya booking-nya Rp 2 juta, kemungkinan unit akan dikirim ke pembeli pada awal maret 2018,” ujar seorang sales di sebuah dealer Datsun di Jakarta Selatan, Kamis, 4 Januari 2018.

    Sales itu mengatakan, display Datsun Cross diperkirakan akan tiba di dealer akhir Januari, nomor sasis akan keluar di bulan Februari dan unit akan dikirim pada awal Maret.

    Baca: Datsun CROSS, Unggulan Baru Datsun di Indonesia

    Ia juga menjelaskan, biaya booking akan dikembalikan 100 persen jika nantinya pembeli membatalkan pemesanan. “Untuk biaya booking, kalau nanti seandainya ada pembatalan, uang akan dikembalikan full tanpa potongan apapun,” ujar Sales itu.

    Harga Datsun Cross diperkirakan berkisar 160-170 juta, namun harga tersebut belum resmi karena menunggu launching yang dilakukan pada 18 Januari mendatang. Mobil ini diperkirakan memiliki lima varian warna, yaitu, Putih, Silver, Grey, Hitam dan Kuning.

    Simak: Datsun Go Matik Sudah Bisa Dipesan, Harga Lebih Mahal Rp 15 Juta

    “Datsun Cross akan mengawali perjalanan baru dari segmen baru Datsun di Indonesia,” kata Eiichi Koito, Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia dalam keterangan tertulisnya, Selasa 2 Januari 2018.

    Menurut Koito, Datsun Cross merupakan generasi baru compact cross-over. “Dengan desainnya yang stylish dan fitur-fitur canggih, Datsun Cross akan menjadi partner yang sesuai untuk gaya hidup pelanggan baru kami,” lanjut Koito.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Pasang Surut Hubungan Anwar Ibrahim dengan Mahathir Mohamad

    Anwar Ibrahim mendukung PM Malaysia Mahathir Mohamad, padahal Anwar sempat berseteru dan akhirnya dijebloskan ke penjara oleh Mahathir di 1999.