F1 Jadi Olahraga dengan Peningkatan Penonton Terbesar di Dunia

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lewis Hamilton berdiri di atas mobil Mercedes setelah menjadi juara dunia F1 di Autodromo Hermanos Rodriguez, Meksiko, 30 Oktober 2017. REUTERS/Henry Romero

    Lewis Hamilton berdiri di atas mobil Mercedes setelah menjadi juara dunia F1 di Autodromo Hermanos Rodriguez, Meksiko, 30 Oktober 2017. REUTERS/Henry Romero

    TEMPO.CO, Jakarta - Kompetisi Formula 1 musim 2017 mengalami peningkatan jumlah pemirsa TV sebesar 6,2 persen dibandingkan dengan musim sebelumnya. Beberapa waktu yang lalu, F1 juga dinobatkan sebagai olahraga dengan pertumbuhan tercepat di sosial media.

    Baca: Bernie Ecclestone Sebut F1 Tidak Akan Bertahan Tanpa Ferrari

    Tahun pertama di bawah payung Liberty Media, jumlah penonton F1 pada  2017 naik hampir di seluruh negara. Secara kumulatif, rata-rata pemirsa F1 di tiap negara naik 13,4 persen. Meskipun demikian, pemirsa F1 di Brasil justru turun sekitar 1,8 persen.

    Tayangan F1 di sosial media mengalami peningkatan yang paling besar ketimbang tayangan di platform lainnya, yaitu meningkat sebesar 54,9 persen dari musim lalu.

    Simak: Renault F1 Ungkap Buruknya Performa Mesin Musim Ini

    Angka tersebut membuat Formula 1 menjadi olahraga dengan peningkatan pemirsa terbanyak di sosial media, disusul oleh Formula E dengan kenaikan sebesar 40 persen, pada posisi ketiga ditempati oleh Premier League yang mendapat peningkatan sebesar 16 persen.

    CRASH | NAUFAL SHAFLY


  • F1
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.