Mantan juara dunia F1 Kritik Penampilan Valtteri Bottas

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Mercedes Valtteri Bottas, menyemprotkan sampanye kewajahnya saat merayakan kemenangannya berhasil finish diurutan paertama pada GP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, 9 Juli 2017. Reuters/Dominic Ebenbichler

    Pembalap Mercedes Valtteri Bottas, menyemprotkan sampanye kewajahnya saat merayakan kemenangannya berhasil finish diurutan paertama pada GP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, 9 Juli 2017. Reuters/Dominic Ebenbichler

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan juara dunia Formula 1, Jacques Villeneuve,  mengkritik penampilan Valtteri Bottas selama tahun pertamanya di Mercedes. Villeneuve menyebut, penampilan Bottas memalukan dan menyarankan Mercedes menggantinya dengan Pascal Wehrlein.

    Villeneuve mengkritik penampilan Bottas yang menempati posisi ketiga klasemen musim lalu. Bottas finish di bawah rekan setimnya, Lewis Hamilton dan pembalap Ferrari, Sebastian Vettel.

    Baca: F1 Malaysia: Verstappen Mendominasi, Lewis Hamilton Ke-2

    Mantan juara dunia 1997 tersebut mengatakan Bottas tidak pantas mendapatkan perpanjangan kontrak dari Mercedes karena telah gagal finish di bawah Lewis Hamilton dan membuat Mercedes untuk kali pertama semenjak era mesin V6 Hybrid gagal mencetak 1-2 finish.

    Dirinya beranggapan mesin Mercedes adalah yang terbaik dan seharusnya dua pembalap mereka, Hamilton dan Bottas dapat finish di posisi 1 dan 2.

    “Mercedes menang karena mereka mempunyai mesin yang terbaik, tapi hanya Hamilton yang bisa memanfaatkannya. Saya lebih suka memilih Wehrlein daripada Bottas, " ujar Villeneuve.

    Simak: Kisah Jatuh Bangunnya Hamilton Juara Dunia F1 Empat Kali

    Bottas, beberapa waktu lalu baru saja memperpanjang kontrak berdurasi satu tahun dengan Mercedes. Bos Mercedes Toto Wolff baru-baru ini menjelaskan pilihannya untuk kembali menggunakan jasa Bottas di kompetisi musim depan.

    “Saya pikir penting untuk melihat Bottas melanjutkan apa yang telah dilakukannya pada paruh pertama tahun ini, apa yang telah kita lihat di Brasil dan apa yang telah kita lihat di Abu Dhabi," ujar Wolff

    Wolff juga menjelaskan, pihaknya merasa puas dengan kerja sama Bottas dan Hamilton di musim lalu. Ia menyebutkan keduanya memiliki dinamika yang cocok sesuai kebutuhan tim dan tidak ada alasan untuk merubah komposisi tersebut.

    CRASH | NUAFAL SHAFLY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara