Inilah Penantang Toyota Fortuner dari Pabrikan India Tata Motors

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tata Motors H5. Sumber: Autocar

    Tata Motors H5. Sumber: Autocar

    TEMPO.CO, New Delhi - Tata Motors telah menyiapkan Sport Utility Vechicle (SUV) yang akan menjadi penantang Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero dan Jeep Compass. Mobil baru yang akan dipamerkan dalam Auto Expo akhir bulan ini di India diberi kode H5.

    Baca: Produksi Mahesa, Sukiyat Ingin Tata Motors dan Sokon Bergabung

    SUV baru ini akan memiliki dua model menggunakan lima bangku dan tujuh bangku. Kedua versi tersebut akan didasarkan pada platform L550 Land Rover Discovery Sport; namun dengan desain berbeda. Selain itu, SUV tersebut akan berbagi mesin dengan Jeep Compass. SUV Tata H5 ini diharapkan akan didukung oleh mesin diesel empat silinder FCA MultiJet II 2.0 liter. Meski mesin sama namun pada versi 5 bangku memiliki tenaga 140 bhp sedangkan dengan tujuh bangku memiliki tenaga 170 bhp.

    Pada varian dasar, Tata Motors akan menawarkan dengan sistem penggerak dua roda. Sedangkan pada varian tertinggi akan hadir dengan sistem penggerak empat roda.

    Kendaraan ini cenderung membawa atribut SUV seperti body cladding yang berat, ground clearance yang tinggi, dan arsitektur bodi yang kokoh. SUV Tata H5 bisa dibanderol di kisaran Rs 13 lakh atau sekitar Rp 273 juta untuk lima tempat duduk. Sedangkan tujuh tempat duduk diperkirakan banderol Rs 15 lakh atau sekitar Rp 315 juta.

    Baca: Kalah di SUV, Mitsubishi Pajero Ungguli Toyota Fortuner Kelas 4WD

    SUV tersebut telah beberapa kali terpantau pengetesannya di India. Di negara asalnya, Tata Motors H5 akan bersaing dengan Mahindra XUV500, dan Hyundai Creta setelah Toyota Fortuner, pesaing di pasar SUV di India.

    DRIVESPARK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.