Tip Memilih Asuransi Mobil

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kecelakaan mobil. TEMPO/Ary Setiawan

    Ilustrasi kecelakaan mobil. TEMPO/Ary Setiawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Tingginya angka kecelakaan di Indonesia, menyebabkan para pengguna mobil mencari perlindungan lebih untuk kendaraan dan dirinya sendiri.

    Salah satu cara untuk memberikan perlindungan lebih ketika mengendarai mobil adalah dengan memiliki asuransi mobil. Dengan memiliki asuransi mobil, apabila ada musibah yang menimpa Anda, maka resiko-resiko yang tertimpa dapat diminimalisir.

    Chief Executive Officer Adira Insurance Julian Noor mengatakan bahwa pengetahuan akan pentingnya berasuransi perlu diberikan secara bertahap kepada masyarakat luas.

    Baca: Beli Mobil Wuling Kini Dilengkapi Asuransi

    Menurutnya, hal yang paling utama diperhatikan saat memilih asuransi adalah kemudahan saat mengajukan aplikasi maupun klaim. “Agar masyarakat tidak enggan untuk berasuransi jika kemudahan-kemudahan terus dikembangkan oleh perusahaan asuransi,” kata Julian dalam siaran pers yang diterima Tempo, Senin, 15 Januari 2018.

    7 cara jitu untuk memilih asuransi mobil tersebut adalah:

    1. Sesuaikan dengan kebutuhan

    Sebelum memilih produk atau jenis asuransi mobil ada baiknya disesuaikan dengan kebutuhan. Pada umumnya asuransi mobil memiliki dua jenis seperti asuransi all risk atau asuransi total loss only (TLO).

    Asuransi all risk memberikan jaminan ganti rugi atau biaya perbaikan atas kehilangan/kerusakan sebagian maupun keseluruhan pada kendaraan yang secara langsung disebabkan oleh tabrakan, benturan, terbalik, tergelincir, terperosok, perbuatan jahat, pencurian, kebakaran, atau kecelakaan lalu lintas lainnya.

    Simak: Tip Memilih Asuransi Seusai Kemampuan Finansial

    Sedangkan asuransi Total Loss Only (TLO) memberikan Jaminan ganti rugi atas kehilangan/kerusakan total pada kendaraan yang secara langsung disebabkan oleh mobil kebakaran, mobil mengalami kecelakaan seperti mobil tabrakan, benturan, terbalik, tergelincir, terperosok, perbuatan jahat, pencurian, atau kecelakaan lalu lintas lainnya. (Usia kendaraan maksimal 15 tahun)

    2. Harus perusahaan yang terpercaya

    Agar calon pelanggan merasa aman terhadap perusahaan asuransi yang dipilih, ada baiknya perusahaan tersebut memang sudah diakui oleh lembaga tertentu. Lembaga yang mengontrol dan mengawasi industri jasa keuangan di Indonesia adalah OJK (Otoritas Jasa Keungan).

    3. Kejelasan dari isi polis

    Polis yang baik adalah yang menjelaskan secara terperinci hal-hal apa saja yang dicover, tidak dicover hingga menjadi perluasan. Tidak hanya dijelaskan dalam polis, tapi pelanggan juga harus mendapatkan informasi secara jelas dari perusahaan asuransi yang dipilih. Jangan sampai saat pelanggan mengajukan klaim namun ditolak oleh perusahaan asuransi karena alasan tidak tercover.

    4. Proses klaim yang mudah

    Saat pelanggan mengajukan klaim pastikan perusahaan asuransi yang dipilih memberikan banyak kemudahan. Salah satu kemudahan yang dapat dirasakan pelanggan di era jaman now jika sudah terintegrasi dengan teknologi. Pelanggan dapat melakukan klaim via aplikasi dengan hanya mengisi laporan kronologis kejadian kerusakan, melakukan foto kerusakan mobil, isi data pribadi dan memilih waktu kendaraan pelanggan untuk masuk bengkel.

    5. Jaringan bengkel yang tersebar

    Pastikan perusahaan asuransi yang Anda pilih memiliki jaringan bengkel yang luas serta berkualitas. Jaringan bengkel rekanan yang luas akan memberi Anda kemudahan untuk menentukan bengkel mobil terbaik untuk memperbaiki mobil Anda. Tidak hanya itu, lebih baiknya lagi, perusahaan asuransi yang memiliki bengkel rekanan yang sudah terstandarisasi. Sehingga bengkel tersebut sudah dipastikan akan memberikan pelayanan terbaik untuk Anda.

    6. Tersedianya layanan konsumen 24 jam

    Pastikan asuransi yang Anda pilih menyediakan layanan konsumen 24 jam. Kapanpun Anda mengalami musibah seperti kecelakaan, layanan konsumen akan siap membantu Anda. Dan pastikan juga fasilitas yang diberikan sesuai dengan kebutuhan Anda.

    7. Jangan tergiur dengan harga premi murah

    Saat ini OJK telah melakukan standarisasi harga premi terhadap perusahaan asuransi yang terdaftar. Jadi jangan tergiur dengan harga premi yang murah. Teliti dulu apakah dengan harga premi yang murah akan berpengaruh saat pengajuan klaim. Jangan sampai hal ini akan berpengaruh buruk untuk keuangan Anda.

    “Mengingat keselamatan berkendara merupakan hal yang krusial, adalah penting untuk melindungi diri, mobil dan finansial Anda dengan asuransi mobil. Faktanya, asuransi mampu memberikan jaminan riil yang melindungi mobil dan Anda dari berbagai risiko yang ada,” ujar Julian.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.