Reli Dakar 2018: Carlos Sainz Dipenalti 10 Menit

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pereli Peugeot Carlos Sainz (Spanyol) usai menyelesaikan etape 8 Reli Dakar 2018 antara Uyuni dan Tupiza, Bolivia, Minggu, 14 Januari 2018. (AP Photo/Ricardo Mazalan)

    Pereli Peugeot Carlos Sainz (Spanyol) usai menyelesaikan etape 8 Reli Dakar 2018 antara Uyuni dan Tupiza, Bolivia, Minggu, 14 Januari 2018. (AP Photo/Ricardo Mazalan)

    TEMPO.CO, Tupiza - Pemimpin kategori mobil Reli Dakar 2018, Carlos Sainz, mendapat hukuman penalti 10 menit usai terlibat insiden dengan pereli di kelas ATV, Kees Koolen, pada etape 7 lalu.

    Panitia memutuskan hukuman terhadap Sainz karena dianggap telah membahayakan pereli lain. Hukuman tersebut membuat selisih Sainz dengan runner-up klasemen, Nasser Al-Attiyah menjadi 56 menit 13 detik.

    Koolen sebelumnya telah membuat laporan resmi yang mengatakan dirinya dijatuhkan oleh pembalap Peugeot, Carlos Sainz, di sekitar papan tanda 184 kilometer babak pertama dari La Paz ke Uyuni. Koolen juga mengeluhkan kejadian tersebut dan menjelaskan peraturan mengenai pesaing harus turun memberi bantuan jika ada kecelakaan selama reli.

    Baca: Etape 9 Reli Dakar 2018 Dibatalkan Karena Cuaca Buruk

    “Saya dibuat terjatuh. Dia (Sainz) bahkan tidak berhenti untuk melihat apakah saya baik-baik saja,” kata Koolen seusai perlombaan.

    Sementara, Sainz membantah dirinya telah melakukan kontak yang menyebabkan Koolen terjatuh. Ia mengaku kecewa dengan keputusan juri.

    “Saya sangat kecewa dengan keputusan ini. Versi yang digambarkan oleh dia (Koolen) tidak sesuai dengan kenyataan. Sebenarnya, tindakan saya adalah menghindari kecelakaan,” ujar Sainz.

    Simak: Reli Dakar Etape 7: Joan Barreda Kembali ke Jalur Juara

    Sainz juga menambahkan bahwa sebenarnya ia telah meminta maaf dengan menghampiri Koolen dan menyalakan lampu sentinel. Dirinya juga bersikeras tidak ada kontak fisik dengan Koolen.

    "Saya minta maaf atas apa yang terjadi padanya, tapi yang terjadi adalah saya menghampirinya dan menyalakan sentinel.”

    “Dia menepi ke satu sisi dan menatapku. Ada banyak ruang di sana, meski jalannya sangat becek. Dia kemudian kehilangan kontrol dan kembali ke jalur. Aku belok untuk menghindarinya, dan meski sudah dekat, tidak ada kontak antara kami,” Kata Sainz menjelaskan situasi saat itu.

    Sementara itu, Koolen merasa tidak terima dengan hukuman yang diberikan juri untuk Sainz. Menurutnya, hukuman tersebut kurang setimpal dengan apa yang ia alami.

    “Kerusakan pada quad saya cukup parah, setiap orang bisa melihat bahwa ini disebabkan tabrakan. Hukuman itu terasa seperti lelucon,” ujar pereli berusia 53 tahun tersebut.

    FOX SPORT | NAUFAL SHAFLY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara