Reli Dakar: Sainz Dipenalti 10 Menit, Tim Peugeot Banding

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Carlos Sainz dan co-driver Lucas Cruz, kendarai mobil Peugeot saat berada di belakang mobil Peugeot yang dikendarai Cyril Despres, danco-driver David Castera dalam Reli Dakar 2018 di Peru, 7 Januari 2018. (AP Photo/Ricardo Mazalan)

    Pembalap Carlos Sainz dan co-driver Lucas Cruz, kendarai mobil Peugeot saat berada di belakang mobil Peugeot yang dikendarai Cyril Despres, danco-driver David Castera dalam Reli Dakar 2018 di Peru, 7 Januari 2018. (AP Photo/Ricardo Mazalan)

    TEMPO.CO, Tupiza - Tim Peguegot akan mengajukan banding terkait hukuman 10 menit yang dijatuhkan pada pembalapnya, Carlos Sainz, usai dianggap menjatuhkan pembalap di kelas ATV, Kees Koolen, pada etape 7 Reli Dakar 2018.

    “Keputusan (hukuman terhadap Sainz) tidak bisa dimengerti. Tidak ada yang konkret pada laporan tersebut, hukuman hanya berdasarkan pengakuan orang lain terhadap orang lainnya,” kata Direktur Tim Peugeot Sport Bruno Famin seperti dikutip dari Fox Sports, Senin, 15 Januari 2018 waktu setempat.

    Baca: Etape 9 Reli Dakar 2018 Dibatalkan Karena Cuaca Buruk

    Farmin mengakui, pihaknya percaya dengan penuturan Sainz bahwa tidak ada kontak antara mobil yag dikemudikan Sainz dengan ATV Koolen. “Semua data kami mendukung versi Sainz. Ia juga selalu berperilaku jujur,” kata Famin.

    Dirinya juga mengatakan hukuman yang dijatuhkan kepada Sainz terkesan sewenang-wenang. Ia berpendapat, hukuman yang pantas diterima Sainz adalah hukuman karena ia tidak turun untuk membantu Koolen, bukan karena ia menabrak Koolen.

    Simak: Reli Dakar Etape 7: Joan Barreda Kembali ke Jalur Juara

    “Lebih jauh lagi, kalaupun perilaku Carlos layak mendapat hukuman, ini seharusnya datang dalam bentuk penalti yang bagus dan bukannya penalti dengan cara yang sewenang-wenang. penalti ini akan mempengaruhi jalannya lomba,” tutur Famin

    Sebelumnya Carlos Sainz terlibat insiden dengan Kaas Koolen. Sainz dianggap membuat Koolen terperosok dan tidak mengikuti regulasi dengan cara turun untuk membantu Koolen.

    Simak: Laia Sanz, Wanita Perkasa di Reli Dakar

    Kedua pihak telah menceritakan detail kejadian ke pihak panitia Reli Dakar 2018. Keduanya pun mempunyai versi cerita masing masing dari insiden tersebut. Sainz bersikeras tidak menabrak ataupun terlibat kontak dengan Koolen. Sementara Koolen mengaku ada kontak yang membuat ia terperosok.

    FOX SPORTS | NAUFAL SHAFLY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.