Yokohama Meracik Ban MPV dari Ekstrak Kulit Jeruk, Kelebihannya..

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ban Yokohama Bluearth. Sumber: antara

    Ban Yokohama Bluearth. Sumber: antara

    TEMPO.CO, Jakarta - PT YHI Indonesia, distributor ban merek Yokohama, meluncurkan varian terbaru ban mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) kelas premium, Yokohama BluEarth RV-02. Ban ini menggunakan komponen compound Nano-Blend yang merupakan campuran polimer dan mikrosilika khas Yokohama serta penggunaan ekstrak kulit jeruk yang menawarkan keseimbangan paling optimal, kenyamanan, efisiensi bahan bakar, daya cengkram, serta ketahanan tinggi terhadap keausan.

    Baca: 2 Cara Mengetahui Karet Ban Sepeda Motor Telah Kadaluarsa

    "Kami melengkapi line-up produk unggulan kami untuk mobil keluarga, yaitu BluEarth RV-02 untuk turut memenuhi kebutuhan para pengguna MPV Premium di Tanah Air, dan bukan hanya MPV namun juga untuk pengguna CUV (Crossover Utility Vehicle)," kata Marketing Manager PT YHI Indonesia Tejo Andriastono di Jakarta, Selasa 16 Januari 2018.

    Tejo menjelaskan bahwa penggunaan ekstrak kulit jeruk yang dipatenkan oleh Yokohama untuk memberikan kenyamanan ekstra kepada pengguna, sekaligus memberikan daya cengkram yang kuat di atas permukaan jalan.

    "Ekstrak kulit jeruk yang digunakan membuat ban lebih empuk sehingga lebih nyaman, namun juga memberikan daya cengkram yang kuat," jelas Tejo.

    Ia menambahkan ban impor dari Jepang itu juga memiliki desain telapak asimetris yang modern serta penggunaan compound Nano-Blend khas Yokohama yang mereduksi kebisingan akibat gesekan dengan permukaan jalan.

    Adapun enam poin keunggulan yang ditawarkan ban BluEarth RV-02 adalah yaitu Twin Power Ribs, Power Inside Shoulder, Four Straight Grooves, Grand Silent Shoulder, 3D Sipes dan Silent Edge Grooves.

    Baca: Risiko Meletus, Kenali Kapan Saatnya Ganti Ban Sepeda Motor

    Ban Yokohama BluEarth RV-02 tersedia dalam 35 ukuran mulai dari 15 inch hingga 20 inch dengan harga mulai Rp 1,5 juta hingga Rp 4 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.