Target 2018, Dealer Motor Honda: Tahun Politik Baik Buat Jualan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dealer Honda Wahana memperkenalkan produk baru, Honda CRF 150L. Sumber: bisnis.com

    Dealer Honda Wahana memperkenalkan produk baru, Honda CRF 150L. Sumber: bisnis.com

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Wahana Artha Group mematok pendapatan penjualan sepeda motor 2018 lewat anak perusahaannya main dealer Honda, PT Wahana Makmur Sejati Rp5,8 triliun atau naik sekitar 5,45 persen dari capaian pada tahun lalu Rp5,5 triliun.

    Baca: Honda Masih Jagokan Skuter Matik pada 2018

    Chief Finance Officer (CFO) PT Wahana Artha Group Taufik Aulia mengatakan, optimistis dengan pasar kendaraan roda dua sepanjang tahun ini meskipun 2018 merupakan tahun politik karena terdapat pemilihan kepala daerah.

    PT Wahana Makmur Sejati (WMS) merupakan diler utama sepeda motor merek Honda di wilayah Jakarta dan Tangerang. “Biasanya tahun politik itu tahun baik buat jualan motor, tahun ini kami mengharapkan kenaikan penjualan motor,” kata Taufik, Jakarta, Rabu 17 Januari 2018.

    Pihaknya menargetkan dapat menjual sepeda motor sekitar 419.000 unit atau tumbuh 6,75 persen dibandingkan dengan total penjualan seluruh tipe kendaraan roda dua di wilayah Jakarta dan Tangerang sepanjang tahun lalu 392.500 unit.

    Baca: Honda Kuasai Pasar Sepeda Motor 2017, Jual Lebih dari 4 Juta Unit

    Perusahaan akan menggenjot pemasaran sepeda motor sepanjang tahun ini guna meraih target penjualan 419.000 unit mengingat persaingan dengan merek lain semakin ketat. Perusahaan akan melakukan pemasaran yang lebih efektif.

    Sepanjang tahun ini, ungkapnya, sepeda motor jenis matik Honda masih akan mendominasi penjualan sepeda motor sama dengan tahun lalu.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.