Penjualan Daihatsu Menurun di 2017, Dua Mobil Ini Justru Melonjak

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Daihatsu Sigra Special Edition di GIIAS 2017. Dok. Daihatsu.

    Daihatsu Sigra Special Edition di GIIAS 2017. Dok. Daihatsu.

    TEMPO.CO, Jakarta - Penjualan mobil Daihatsu selama 2017 mengalami penurunan di tengah pasar domestik yang mengalami pertumbuhan tipis. Daihatsu Sigra berhasil meningkatkan penjualan signifikan. Laju penjualan yang lebih kencang juga dicatatkan oleh Luxio, dan sejumlah kendaraan niaga seperti pikap Gran Max 1.5, mibus Gran Max 1.3 dan Gran Max 1.5.

    Baca: Calya dan Sigra Laris Manis di Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua

    Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan Daihatsu sepanjang tahun lalu tercatat 186.381 unit atau turun 1,7 persen dibandingkan dengan capaian pada tahun sebelumnya 189.683 unit.

    Penurunan angka penjualan ini disebabkan oleh kinerja yang melambat beberapa model, seperti KBH2T Alya, mobil sportif Terios, kendaraan kecil serbaguna Xenia, pikap Gran Max 1.3, dan pikap Hi Mak 1.0

    Baca: Ini Strategi Daihatsu Tangkal Harga Murah Mobil Wuling dan Sokon

    Akan tetapi, peningkatan kinerja pemasaran Sigra dan Gran Max belum mampu mendongkrak laju penjualan secara keseluruhan Daihatsu. Padahal, pasar otomotif sepanjang tahun lalu berhasil tumbuh 1,6 persen dibandingkan dengan capaian pada tahun lalu menjadi lebih dari 1,07 juta unit.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.