Penjualan Mobil Honda 2017 Merosot, Ini Kata Bos HPM

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jonfis Fandy Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor (kiri) dan Tomoki Uchida Presiden Direktur PT HPM di Jakarta, Senin, 15 Agustus 2011. (Raju Febrian/TEMPO)

    Jonfis Fandy Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor (kiri) dan Tomoki Uchida Presiden Direktur PT HPM di Jakarta, Senin, 15 Agustus 2011. (Raju Febrian/TEMPO)

    TEMPO.CO, Jakarta - Penjualan mobil Honda selama 2017 mengalami penurunan sekitar 6,2 persen dari 199.364 unit pada 2016 menjadi 186.859 unit. Realisasi penjualan wholesales (dari pabrik ke diler) tersebut menekan market share mobil Honda secara nasional, di mana pada 2016 market share-nya sekitar 18,8 persen, pada 2017 turun menjadi 17,3 persen.

    Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan mobil secara nasional tahun 2017 meningkat 1,6 persen menjadi 1.079.308 unit.

    Baca: Honda Brio Satya LCGC Cetak Tren Positif Selama 4 Tahun

    Sejumlah model mobil yang menjadi penopang utama penjualan Honda di tahun lalu yakni Honda Brio Satya, Mobilio, HR-V, yang menyumbang kontribusi sekitar 63 persen dari total penjualan semua model. Brio Satya menyumbang kontribusi penjualan 43.378 unit, Mobilio 35.430 unit, sementara HR-V (1.5 liter dan 1.8 liter) sebanyak 39.081 unit.

    Marketing & After Sales Service Director PT.Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy mengemukakan secara umum, pasar di tahun 2017 mengalami sedikit pertumbuhan yang terutama didorong oleh kenaikan penjualan di segmen komersial.

    Baca: Pakai Transmisi CVT, Datsun Cross Siap Tantang Honda Brio

    Sementara itu, terjadi penurunan di segmen mobil penumpang, sehingga juga turut mempengaruhi penjualan produk-produk Honda yang berada di segmen ini. "Namun demikian, kami bersyukur bahwa penjualan produk-produk Honda tetap kuat di hampir seluruh segmen terbesar di pasar otomotif Indonesia," katanya dalam keterangan resmi, Kamis 18 Januari 2018.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.