Datsun Cross Dikirim ke Konsumen Mulai Maret, Harga Rp 163 Juta

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil Datsun Go Cross yang di pamerkan dalam acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 di BSD City, Tangerang, 12 Agustus 2016. TEMPO/Fajar Januarta

    Mobil Datsun Go Cross yang di pamerkan dalam acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 di BSD City, Tangerang, 12 Agustus 2016. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Nissan Motor Indonesia (NMI) memperkenalkan Datsun Cross yang memiliki model crossover. Presiden Direktur NMI Eiichi Koito menjelaskan, Datsun Cross ditawarkan dengan harga mulai Rp 163 juta dan proses distribusi pertama akan dilaksanakan pada Maret 2018.

    "Datsun Cross hadir dalam tujuh warna pilihan, termasuk dua warna metalik baru, amber dan copper," kata Koito saat peluncuran Datsun Cross di Jakarta, Kamis, 18 Januari 2017.

    Selain dua warna baru, terdapat lima warna lain, yaitu putih, hitam, abu-abu, merah, dan perak.

    Baca: Suzuki Tak Khawatir Datsun Cross Gerus Pasar Ignis

    Koito juga menjelaskan bahwa Datsun terbaru itu memiliki tampilan yang khas, fitur teknis dan keselamatan canggih yang menandakan kelanjutan kiprah Datsun di Tanah Air.

    "Ketika Datsun kembali ke pasar Indonesia, kami berjanji akan memberikan tiga model dalam tiga tahun. Datsun Cross yang baru ini merupakan komitmen kami akan janji itu," kata Corporate Vice President Nissan Motor Co Global Head Datsun Jose Roman kepada wartawan.

    Mobil ini digerakkan mesin bensin 1.200 cc dengan torsi 104 Nm yang diklaim memberikan keseimbangan antara kinerja dan efisiensi bahan bakar.

    Selain varian transmisi manual, Datsun Cross menawarkan transmisi otomatis berteknologi X-Tronic CVT (continuously variable transmission) yang diperkenalkan pertama kalinya oleh Datsun.

    Baca: Datsun Cross Pakai Transmisi Xtronic CVT Nissan?

    Teknologi CVT generasi terkini dari Datsun Cross diklaim mudah dikendarai dengan pergantian gir yang halus, hemat bahan bakar, ringan, dan tahan lama jika dibandingkan dengan gearbox konvensional.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.