Ini Resep Mesin Datsun Cross Lebih Bertenaga dari Versi Lama

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Datsun Go-cross. TEMPO/Meiky Sofyansyah

    Datsun Go-cross. TEMPO/Meiky Sofyansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Produk compact cross-over terbaru, Datsun Cross, hadir dengan mesin berkode HR12DE berkapasitas 1200cc dengan konfigurasi tiga silinder. Mesin tersebut sejatinya sama dengan produk mereka sebelumnya, Datsun GO +, hanya saja ada perbedaan di tenaga yang dihasilkan.

    Cross dibekali tenaga 68hp untuk varian dengan transmisi manual, sedangkan untuk varian transmisi CVT mampu menghasilkan tenaga 78hp. Mesin tersebut dapat menghasilkan torsi maksimum sebesar 104Nm.

    Baca: Datsun Cross Dikirim ke Konsumen Mulai Maret, Harga Rp 163 Juta

    Mobil ini bergerak melalui penggerak roda depan (FWD). Untuk varian transmisi manual, mesin dipadukan dengan lima percepatan. Sedangkan untuk varian CVT, Datsun mengkalim kinerjanya lebih baik dan lebih ringan dari transmisi otomatis konvensional.

    Dalam rilis yang mereka keluarkan, Datsun mengkalim penggunaan pulley yang lebih kecil dan wub planetary gear secara bersamaan dapat menghasilkan efek ganda dalam performa yang responsif dari titik awal dan pada kecepatan rendah.

    Teknologi CVT juga menghasilkan efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi. Hal tersebut dikarenakan perpindahan gigi yang ringan dan mulus.

    Efisiensi bahan bakar juga didukung oleh teknik circular bore honing yang berfungsi menjaga toleransi pada tingkat yang sangat minimum.

    Baca: Pakai Transmisi CVT, Datsun Cross Siap Tantang Honda Brio

    Sementara pompa oli dan air dengan gesekan yang rendah mampu meminimalisir kehilangan tenaga yang terbuang percuma.

    Selain itu, efisiensi bahan bakar Datsun Cross juga ditingkatkan oleh Rasio kompresi yang lebih tinggi, piston cekung, dan penginjeksi bahan bakar yang terpecah menjadi atom yang lebih kecil.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.