Datsun Go Pakai Transmisi CVT Milik Datsun Cross?

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Datsun Cross hadirkan akselerasi lebih halus dengan continuously variabletransmission (CVT). (Foto: Dok. Datsun)

    Datsun Cross hadirkan akselerasi lebih halus dengan continuously variabletransmission (CVT). (Foto: Dok. Datsun)

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Nissan Motor Indonesia (NMI) telah menghadirkan model ketiga dari jenama Datsun di Indonesia yaitu Datsun Cross yang dibekali dengan transmisi otomatis berteknologi X-Tronic Continuously Variable Transmission (CVT).

    Datsun Cross merupakan model pertama Datsun di Indonesia yang menggunakan transmisi otomatis, karena model sebelumnya -- Datsun Go dan Datsun Go+ -- tidak memiliki pilihan untuk transmisi tersebut.

    Baca: Datsun Go Matik Sudah Bisa Dipesan, Harga Lebih Mahal Rp 15 Juta

    Kendati yakin bahwa model bertransmisi CVT akan menjawab permintaan konsumen Indonesia, namun pihak Datsun belum berencana menyematkan transmisi otomatis tersebut pada varian Datsun Go dan Go+.

    "Kami telah mendiskusikan hal ini. Saya tidak bisa berspekulasi apakah akan menggunakan hal itu atau tidak. Tapi saat ini belum ada rencana," kata Corporate Vice President Nissan Motor Co, Global Head of Datsun, Jose Roman, dalam sesi tanya jawab dengan wartawan seusai peluncuran Datsun Cross di Jakarta, beberapa waktu lalu.

    Simak: Datsun Cross Pakai Transmisi Otomatis

    Dengan transmisi CVT dan tambahan fitur-fitur baru, Datsun Cross ditawarkan dengan harga mulai Rp163 juta hingga Rp175 juta dalam tujuh pilian warna dan akan mulai didistribusikan pada Maret 2018.

    Apabila Datsun Go dan Go+ menggunakan transmisi CVT seperti Datsun Cross, hal itu tentunya mempengaruhi harga jual dua model yang masih termasuk dalam segmen LCGC itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.