Marak Beredar Oli Palsu Merek Terkenal, Cara Mudah Membedakannya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mereka memproduksi oli palsu menggunakan bahan baku dari oli bekas dicampur bahan kimia lalu diberi pewarna.

    Mereka memproduksi oli palsu menggunakan bahan baku dari oli bekas dicampur bahan kimia lalu diberi pewarna.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota menggerebek sebuah rumah yang dijadikan pabrik meracik oli palsu di Perumahan Bumi Bekasi Baru Jembatan 17, Bojongmenteng, Kecamatan Rawalumbu. Yang mencengangkan, pelaku bisa meraup penjualan hingga ratusan juta per bulan. Pelaku mengemas oli palsu mirip dengan aslinya.

    Kepala Mekanik Honda Berdikari Motor Tangerang Selatan Muhammad Fikri menjelaskan cara paling mudah membedakan antara oli asli dan palsu adalah dengan melihat kode produksi pabrikan dan kode satuan unit pada kemasan.

    “Lihat dari kemasannya. Kalau yang asli, ada kodenya di bagian tutup botol sama di bawahnya. Kodenya harus sama di tutup botol sama di bawahnya. Selain itu, di bagian bawah botol juga ada kode produksi pabrik,” ujar Fikri saat ditemui Tempo pada Rabu, 24 Januari 2018.

    Baca: Tips dan Trik Mencegah Aksi Pencurian Sepeda Motor

    Fikri menambahkan, oli palsu biasanya hanya memiliki satu kode produksi atau tidak memiliki kode produksi sama sekali.

    Menurutnya, cara lain untuk membedakan antara oli asli dan palsu adalah dengan melihat kekentalan cairan oli. Fikri menjelaskan, oli asli cenderung lebih cair ketimbang oli palsu, “Fisiknya juga beda, bedanya dari daya kekentalan, kalau yang asli itu lebih cair sedikit,” ucapnya.

    Selain dari kekentalan cairan oli, kata Fikri, perbedaan juga dapat dilihat dari segi warna. Dia menambahkan, oli palsu cenderung berwarna gelap atau kehitaman, sedangkan oli asli akan berwarna agak kuning.

    Baca: Begini Cara Agar Ban Mobil Tetap Prima dan Usianya Panjang

    “Kalau warna yang asli lebih kekuningan, kalau yang palsu lebih hitam. Karena kalau oli palsu kan biasanya oli bekas yang disaring ulang terus disuling lagi supaya seperti baru,” tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?