Lexus Targetkan Penjualan Sebanyak 160 Ribu Unit di Cina

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Lexus Internasional Yoshihiro Sawa (kiri) bersama petinggi Lexus saat memperkenalkan mobil swakemudi Lexus LS+ di Tokyo Motor Show, Tokyo Big Sight, Tokyo, Jepang, 25 Oktober 2017. TEMPO/Wawan Priyanto

    Presiden Lexus Internasional Yoshihiro Sawa (kiri) bersama petinggi Lexus saat memperkenalkan mobil swakemudi Lexus LS+ di Tokyo Motor Show, Tokyo Big Sight, Tokyo, Jepang, 25 Oktober 2017. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Merek premium Toyota Motor Corp, Lexus, menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 23 persen di Cina untuk tahun ini, menurut dua sumber dilansir Reuters, Rabu, 24 Januari 2018.

    Baca: Lexus Indonesia Jual 1.200 Unit Tahun Ini, SUV Jadi Andalan

    Jika target itu tercapai, Lexus akan menjual sekitar 160.000 unit kendaraan pada tahun ini, atau naik dibandingkan penjualan tahun lalu sebanyak 130.000 unit kendaraan yang meningkat 19 persen dari 2016.

    Sumber dari Lexus yang tidak mau disebutkan identitasnya mengatakan bahwa target menaikkan penjualan menjadi 160.000 unit kendaraan merupakan target internal, bukan pernyataan yang akan diumumkan ke publik.

    Simak: Lexus Incar Segmen Mobil Hybrid, CT 200h Jadi Andalan

    "Kami memperlakukan ini sebagai target yang harus dicapai, dan kami telah menggambarkannya secara internal," kata salah satu sumber itu kepada Reuters.

    Kendati demikian, juru bicara Toyota di Beijing menolak untuk mengomentari hal itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.