Honda Gold Wing Dirilis April 2018: Tambah Ringan dan Bertenaga

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Honda Motor memperkenalkan motor gedenya, Honda Gold Wing dalam Tokyo Motor Show yang ke-45 di Tokyo, Jepang, 25 Oktober 2017. REUTERS

    Honda Motor memperkenalkan motor gedenya, Honda Gold Wing dalam Tokyo Motor Show yang ke-45 di Tokyo, Jepang, 25 Oktober 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Honda Gold Wing bakal tampil beda pada 2018. Honda Motor Co, sudah memastikan bahwa motor tersebut berubah dan akan diluncurkan pada musim semi mendatang-sekitar April 2018. Meski belum ada informasi mengenai bentuk motor tersebut, namun di dunia maya kehadiran Gold Wing baru sudah beredar lengkap dengan bentuk dan spesifikasinya.

    Moge baru ini meski telah didesain ulang dengan mengurangi bobot dari motor itu sendiri, namun tak akan menghilangkan ciri khas sebagai moge alias motor gedhe. Menurut Data Demografi, pengguna sepeda motor di Jepang kebanyakan berusia 50 tahun. Data dari tahun 2011 hingga 2017 menyebutkan bahwa moge Gold Wing ini banyak dibeli oleh bikers yang usianya diatas 52 tahun.

    Baca: Tokyo Motor Show 2017: Inilah Fitur Baru Honda Gold Wing 2018

    Menurut Yutaka Nakanishi, Subsidiary Honda R&D, Gold Wing dirancang ulang dengan membuat model yang kompak untuk memudahkan pengendalian bagi pengandaranya. Dibandingkan dengan pembeli mobil, pengendara sepeda motor cenderung memprioritaskan perasaan on-the-road daripada kepraktisan. Untuk itulah selain meminimalisir getaran, Gold Wing juga dibuat lebih ringan 38 kilogram dibanding sebelumnya.

    “Pemikiran dibalik perancangan ulang adalah membuat model moge yang kompak dengan memaksimalkan kesenangan dalam mengendalikannya, Lagi pula dibandingkan dengan pembeli mobil, pengendara sepeda motor cenderung memprioritaskan ‘feeling’ berkendara daripada kepraktisan," katanya seperti dikutip Nikkei Asian Review.

    Honda Gold Wing 2018 mengusung mesin baru 1800 cc yang lebih ringan sekitar 5 kg dari sebelumnya karena banyak menggunakan material alumunium. Mesin dengan konfigurasi enam silinder SOHC itu mampu mampu memuntahkan torsi puncak 169,5 Nm pada 4.500 rpm dan tenaga maksimal 125 PS pada 5.500 rpm. Honda juga mengklaim konsumsi bahan bakar motor ini lebih irit, hanya saja tidak menyebut catatannya secara terperinci.

    Sistem transmisi 7-speed DCT untuk meningkatkan kenyamaan berkendara. Transmisi ini diklaim lebih halus dalam melakukan perpindahan gigi. Gold Wing juga menyediakan fitur parkir mundur dengan mengambil tenaga dari mesin. Hal ini sengaja diciptakan untuk memudahkan manuver di area parkir, khususnya untuk mundur saat posisi sedikit menanjak.

    Gold Wing baru diklaim sebagai motor pertama yang mengadopsi Apple CarPlay. Fitur ini umumnya terdapat pada mobil modern untuk mengintegrasikan antara iPhone dengan head unit. Dengan Apple CarPlay, pengendara bisa mengakses berbagai hal dari iPhone, termasuk Apple Maps, Apple Music, prakiraan cuaca, telepon dan lain-lain.

    Honda Gold Wing 2018

    Juga, dilengkapi layar TFT berukuran 7 inci pada head unitnya. Selain mampu merefleksikan tampilan iPhone, piranti ini memiliki berbagai fungsi independen seperti navigasi, gyrocompass (navigasi yang berfungsi di dalam terowongan), radio dan lain-lain. Menariknya lagi, Goldwing model 2018 memiliki peranti speaker untuk memaksimalkan musik yang ingin diputar. Terdapat pula Bluetooth headset untuk mengangkat telepon tanpa perlu melepas helm.

    Baca: Inilah Motor Cina Tiruan Honda CBR250RR Dengan Mesin Lebih Besar

    Honda Gold Wing di Jepang akan dibanderol 3,31 juta Yen (Rp 397 juta). Harga ini mengalami kenaikan dari yang sebelumnya sekitar 2,73 juta Yen atau setara Rp 328 juta. Rencananya motor ini akan diluncurkan dua varian, yakni GL1800 (touring) dan F6B (standar). untuk varian standar tidak disediakan box belakang serta sandaran kursi untuk penumpang. Windshield yang digunakan juga lebih kecil dibanding varian tour. Bodinya dibalut warna gelap, tanpa elemen krom sama sekali. Sementara varian tour tampak lebih elegan karena pelek, knalpot dan sebagaian mesin disepuh krom.

    SWA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.