Pertamina Luncurkan Buku Rekam Jejak Dunia Balap Nasional

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Sales & Marketing PT Pertamina Lubricants, Andria Nusa memberikan sambutan saat meluncurkan buku Catatan Emas Dunia Balap Indonesia di Pasific Place, Jumat 26 Januari 2018. Tempo/Naufal Shafly

    Direktur Sales & Marketing PT Pertamina Lubricants, Andria Nusa memberikan sambutan saat meluncurkan buku Catatan Emas Dunia Balap Indonesia di Pasific Place, Jumat 26 Januari 2018. Tempo/Naufal Shafly

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pertamina Lubricants, bersama dengan Tabloid Otomotif Kompas Gramedia, meluncurkan sebuah pictorial book berjudul Catatan Emas Dunia Balap Indonesia di Hard Rock Cafe Pacific Place, Jakarta.

    Acara peluncuran diresmikan dengan penandatanganan giant dummy book oleh Direktur Sales and Marketing PT Pertamina Lubricants Andria Nusa, Komisaris PT Pertamina Lubricants Dolly Indra Nasution, perwakilan pembalap Indonesia yang diwakili oleh Rifat Sungkar, serta Publisher dan Editor in Chief Tabloid Otomotif.

    Baca juga: Mercedes Benz Rilis 2 Mobil Rakitan Lokal, Harga Hampir Rp 1 M

    Buku tersebut berisi jejak rekam sejarah dunia balap Indonesia sejak periode 1960 hingga 2016. Buku ini juga menceritakan kontribusi dan dukungan Pertamina, khususnya Pelumas Pertamina, dalam pentas olahraga otomotif atau balapan. Buku ini juga diharapkan dapat mengangkat sejarah panjang para legenda balap Indonesia yang sebelumnya tidak terpublikasi secara umum.

    "Terbitnya pictorial book Catatan Emas Dunia Balap Indonesia yang berisi kumpulan cerita dan foto-foto dunia motorsport Indonesia merupakan mimpi kami dan mimpi Pertamina secara keseluruhan," ujar Andria Nusa dalam sambutannya.

    Simak: Terungkap: Begini Sosok Royal Enfield Interceptor 650 2018

    Menurut dia, banyak cerita, baik suka maupun duka, dari sejarah dunia balap Indonesia yang belum banyak diketahui orang. Karena itu, penerbitan buku ini juga bertujuan mengekspos hal tersebut agar para pionir dunia balap nasional dapat dihargai dan dikenang perjuangannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara