YIMM Sebut Segmen Yamaha Lexi di Kelas Menengah Sangat Besar

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yamaha Lexi 125. Sumber: instagram @abidin_san

    Yamaha Lexi 125. Sumber: instagram @abidin_san

    TEMPO.CO, Jakarta - Yamaha baru saja memperkenalkan skuter matik terbaru mereka, Yamaha Lexi, yang merupakan keluarga dari varian Maxi Yamaha. Motor ini merupakan jawaban Yamaha atas permintaan konsumen yang menginginkan motor Maxi dengan cc yang lebih kecil.

    “Ketika Nmax diluncurkan, banyak yang bertanya kapan Nmax 125 diluncurkan di Indonesia, akhirnya ini jawaban kita, kita ciptakan Lexi yang memiliki space luas,” ujar Wakil Presiden Direktur Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Dyonisius Beti.

    Simak: Honda Vario 125 eSP vs Yamaha Lexi 125, Siapa Unggul?

    Menurutnya alasan lain diluncurkannya motor ini adalah untuk memperkuat penjualan di segmen menengah dengan rentang harga Rp 17-21 juta.

    “Kami melihat dari kategorinya, misal kategori 12-16 juta, 17-21 juta, banyak suara konsumen yang bilang harga Maxi tidak terjangkau, kami ingin maxi punya produk yang harganya terjangkau. Kalau lihat pasar ini, kami berharap pasarnya seperti Nmax, tapi itu stepnya bertahap,” ujar Dyon.

    Simak: Inilah Sejumlah Kelebihan Yamaha Lexi 125 Lawan Honda Vario

    Ekspetasi Yamaha terhadap Lexi memang bisa diblang cukup tinggi, karena Lexi juga ditujukan untuk mengisi kekosongan produk Yamaha di kelas menengah. Kelas tersebut selama ini selalu dikuasai Honda Vario.

    “Segmen menengah (Rp 17-21 juta) pasarnya cukup besar, kami pikir di kelas itu Yamaha ga punya kekuatan, nah pasar itu harus harus kita perkuat karena kompetitor kuat sekali di pasar segmen tersebut,” ujar Senior GM Marketing YIMM, Hendry Wijaya.

    Selama ini Yamaha hanya mempunyai Soul GT di segmen tersebut, dengan adanya Lexi, Yamaha berharap dapat memperkuat posisi pasar mereka di segmen tersebut.

    “Entry model atau kelas menengah pasarnya kira kira 40 persen, nah dari situ kita berpikir untuk keluarain skuter yang seperti Maxi tapi dengan harga terjangkau,” ujar Hendry.

    Namun, Hendry mengaku ekspetasi mereka tidak tinggi, mereka hanya melihat potensi pasar di segmen yang diisi Yamaha Lexi menarik untuk dikerjakan, “Kalau (berharap) terlalu besar sih enggak juga, tapi kita mau lihat segmen ini menarik untuk kami garap, karena kami sebelumnya tidak ada di segmen ini,” tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.