Yamaha Lexi Disebut Cocok untuk Asia Tenggara, Kapan Ekspor?

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT YIMM merilis Yamaha Lexi 125 di Hotel Four Season, Jakarta Pusat, Jumat 26 Januari 2018. Tempo/Naufal Shafly

    PT YIMM merilis Yamaha Lexi 125 di Hotel Four Season, Jakarta Pusat, Jumat 26 Januari 2018. Tempo/Naufal Shafly

    TEMPO.CO, Jakarta - Yamaha baru saja memeperkenalkan produk terbaru mereka, Yamaha Lexi 125, pada Jumat, 26 Januari 2018 di hotel Four Seasons Jakarta. Motor tersebut merupakan motor Maxi khusus pasar Indonesia yang diproduksi di Indonesia.

    Terkait dengan rencana ekspor dan menjadikan motor ini sebagai produk global, Senior GM Marketing Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) enggan bekomentar banyak, namun ia menyebutkan motor tersebut tidak cocok di pasar Eropa. 

    Baca: Memiliki Dek Luas, Yamaha Lexi 125 Bisa Bawa Galon Air

    “Eropa kemungkinan tidak ya, karena ukuran bodinya terlalu kecil, kalo mesin bisa, tapi bodinya menurut saya bukan buat Eropa,” ujar Hendry kepada sejumlah media saat acara perkenalan Lexi. Menurutnya, jika nanti motor ini akan diekspor, wilayah yang menurutnya paling memungkinkan adalah Asia Tenggara

    Sementara itu, Wakil Presiden Eksekutif Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Dyonisius Beti, enggan berkomentar sedikitpun mengenai rencana eskpor Lexi.

    Simak: Honda Vario 125 eSP vs Yamaha Lexi 125, Siapa Unggul?

    “Kami akan produksi di bulan April, akan segera diumumkan dan diperkenalkan di dealer-dealer. Untuk ekspor kami belom bisa komen,” ujar Dyon.

    Dyon juga menambahkan, produksi Yamaha Lexi 125 akan disesuaikan dengan antusiasme masyarakat terhadap produk tersebut, “produksinya tergantung permintaan, kami berusaha memenuhi permintaan pasar,” tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.