Sosok Triumph Speed Triple 2018 Makin Gagah dan Tambah 'Buas'

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Triumph Speed Triple 2018. Sumber:  autocarindia.com

    Triumph Speed Triple 2018. Sumber: autocarindia.com

    TEMPO.CO, New Delhi - Triumph telah merilis sebuah video yang menampilkan Triumph Speed Triple yang telah banyak ditunggu penggemarnya. Dalam video tersebut nampak dua motor Triumph dengan versi berbeda yang dikendarai oleh juara dunia SBK tujuh kali Carl Fogarty dan Gary Johnson.

    Sementara penampilan Triumph Speed Triple terbaru bukan model yang benar-benar merombak total, namun diperbarui dalam setiap aspek mulai dari kinerja, dinamika, elektronik hingga fitur.

    Baca: Teaser New Triumph Speed Triple Disebar, Dirilis Akhir Bulan

    Motor ini tetap menggunakan mesin tiga silinder 1.050cc, meskipun nantinya mesin ini akan memiliki tenaga lebih tinggi dari 140 hp yang ditemukan pada model 2016. Selentingan, Speed Triple 2018 akan menjadi model tercepat, tercepat dan paling lincah dalam sejarah 24 tahun.

    Triumph Speed Triple 2018. Sumber: autocarindia.com

    Triumph Speed Triple RS akan menggunakan knalpot merek Arrow sebagai standar. Sementara update 2016 telah menggunakan ride-by-wire dan penyempurnaan paket Euro-IV, sehingga akan ada update dari sisi elektronik. Dari apa yang terlihat di video, pastinya fitur layar TFT full-color dan switchgear yang masih belum jelas. Motor ini akan menggunakan suspensi Ohlins dan kaliper Brembo akan menjadi paket untuk tipe RS.

    Baca: Royal Enfield Akan Lawan Kawasaki Versys dan Honda CRF250 Rally

    Tak hanya itu, Triumph SpeedTriple baru akan lebih ringan, akan menggunakan kualitas karet ban yang berkualitas tinggi dan diharapkan lebih lincah dari sebelumnya. Triumph Speed Triple adalah motor yang mengasyikkan yang akan diluncurkan pada 5 Februari 2018.

    AUTOCAR INDIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.