Penjualan Mitsubishi Naik 10 Persen, Xpander Ikut Berkontribusi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) buatan Mitsubishi, Xpander cukup menyita perhatian masyarakat Indonesia, terbukti dari pemesanannya yang sejauh ini sudah mencapai angka sekitar 30 ribu unit. Produksi Xpander juga akan ditingkatkan hingga 40 persen. auto.ndtv.com

    Mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) buatan Mitsubishi, Xpander cukup menyita perhatian masyarakat Indonesia, terbukti dari pemesanannya yang sejauh ini sudah mencapai angka sekitar 30 ribu unit. Produksi Xpander juga akan ditingkatkan hingga 40 persen. auto.ndtv.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mitsubishi Motors Corporation (MMC) mengumumkan penjualan retail selama 2017 mencapai 1.030.000 unit atau tumbuh 10 persen dibanding pada 2016. Kuatnya penjualan terjadi pada kuartal IV 2017 dengan volume retail 279 ribu unit, meningkat 18 persen dibanding penjualan periode yang sama tahun sebelumnya 237 ribu unit. Salah satu pendorongnya adalah Mitsubishi Xpander di pasar Asia Tenggara.

    Kenaikan volume penjualan disokong performa di Cina, yang menjadi pasar utama dalam rencana strategis tiga tahunan Mitsubishi Motors yang baru saja diumumkan, yaitu Drive for Growth. Pada kalender 2017, penjualan di Cina meningkat 56 persen menjadi 129 ribu dan menjadi pasar terbesar grup berkat permintaan kuat untuk Outlander, yang diproduksi secara lokal.

    "Mitsubishi Motors memperoleh hasil yang baik pada 2017 dengan kinerja yang kuat yang dipimpin oleh bisnis kami di Cina dan kawasan ASEAN. Kami juga bersemangat melihat bisnis domestik kami di Jepang melakukan langkah pertama menuju pemulihan," kata Chief Operating Officer Mitsubishi Motors Trevor Mann dalam keterangan tertulis, Selasa, 30 Januari 2018.

    Baca: 3 Tipe Toyota Kuasai Mobil Terlaris, Xpander dan Wuling Tercecer

    Bisnis Mitsubishi Motors di Asia Tenggara menguat berkat peluncuran kendaraan penumpang (multi-purpose vehicle/MPV) Mitsubishi Xpander di Indonesia. Volume tahunan di Indonesia, saat perusahaan membuka pabrik perakitan baru tahun lalu, tumbuh 19 persen menjadi 80 ribu unit.

    Performa kuat lain terjadi di Thailand dengan penjualan tahunan naik 26 persen menjadi 70 ribu unit, Filipina naik 20 persen menjadi 71 ribu unit, dan Australia naik 10 persen menjadi 81 ribu unit. Mitsubishi Motors memiliki pangsa pasar lebih dari 5 persen pada masing-masing pasar di Indonesia, Thailand, Filipina, dan Australia. Sedangkan pada bisnis di ASEAN secara keseluruhan, penjualan tahunan Mitsubishi tumbuh 17 persen menjadi 242 ribu unit.

    Bisnis Mitsubishi di Amerika Serikat juga mengalami kinerja yang kuat dengan penjualan 104 ribu unit, meningkat 8 persen dibanding 2016 dan merupakan pertama kalinya perusahaan melampaui 100 ribu unit penjualan sejak 2007.

    Di Jerman juga terdapat kenaikan 16 persen menjadi 45 ribu unit. Perusahaan juga mendapat keuntungan dari pemulihan ekonomi Rusia karena volume tahunan meningkat 45 persen menjadi 24 ribu unit.

    Baca: Inden Mitsubishi Xpander Mengular, MMKSI Gejot Produksi 7 Ribu

    Bisnis Mitsubishi di Jepang meningkat 7 persen menjadi 92 ribu unit pada tahun kalender 2017 berkat pemasaran model kei-car, yang kembali berlanjut setelah penghentian pada 2016.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.