Pecahkan Rekor Lap MotoGP di Sepang, Ini Kata Jorge Lorenzo

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap MotoGP tim Ducati Jorge Lorenzo (Spanyol) di sebuah tikungan di tes pra musim di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, Minggu, 28 Januari 2018. (AP Photo/Sadiq Asyraf)

    Pembalap MotoGP tim Ducati Jorge Lorenzo (Spanyol) di sebuah tikungan di tes pra musim di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, Minggu, 28 Januari 2018. (AP Photo/Sadiq Asyraf)

    TEMPO.CO, Jakarta - Para pembalap MotoGP baru saja menyelesaikan rangkaian tes pramusim pertama di sirkuit Sepang, Malaysia, yang digelar pada 28-30 Januari 2018. Ppembalap Ducati asal Spanyol, Jorge Lorenzo berhasil memecahkan rekor pembalap tercepat di Sepang dengan waktu 1 menit 58.830 detik.

    Catatan waktu ini cukup untuk menggeser rekor yang dipegang sesama pembalap Spanyol, Marc Marquez (Repsol Honda) pada 2015 dengan hanya berselisih 0,035 detik.

    Baca: Kampanye Libas Tantanganmu, Shell Gaet Lorenzo dan Dovizioso

    Menurut Lorenzo, prestasi di Sepang selama tes pra musim merupakan buah dari kerja sama tim dan partnership yang telah bekerja keras dalam menciptakan settingan terbaik pada motornya.

    "Kami punya mesin terbaik, kami punya motor terbaik dan kami didukung oleh partnership yang hebat,” ujar Lorenzo dalam konferensi pers di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, pada Kamis, 1 Januari 2018.

    Simak: Tes MotoGP Sepang: Pedrosa Tercepat, Rossi Ke-6, Marquez ke-7

    Kendati mencetak rekor baru, Lorenzo enggan berpuas diri dan mengaku tetap fokus untuk kompetisi resmi. "Meskipun kami mendapat hasil yang cukup baik di Sepang, tapi kami tetap fokus dalam kompetisi. Lihat saja apa yang kami lakukan di MotoGP,” ujar pemegang gelar juara dunia tiga kali tersebut.

    Rekan satu tim Lorenzo di Ducati, Andrea Dovizioso, mengaku sependapat dengan Lorenzo terkait dengan hasil positif yang didapat timnya selama pramusim di Sepang.  “Sama seperti Jorge, kami harus fight dan berjuang hingga melewati batas. Kompetitor mungkin akan kuat, tapi kami harus jauh lebih kuat,” ujar Dovi di kesempatan yang sama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.