Kamis, 24 Mei 2018

Ducati Incar Gelar Juara MotoGP Musim 2018

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap MotoGP dari tim Ducati, Jorge Lorenzo (kiri) dan Andrea Dovizioso, dalam konferensi pers di Jakarta, 1 Februari 2018. Dua pembalap ini bersama Shell Advance meluncurkan kampanye

    Pembalap MotoGP dari tim Ducati, Jorge Lorenzo (kiri) dan Andrea Dovizioso, dalam konferensi pers di Jakarta, 1 Februari 2018. Dua pembalap ini bersama Shell Advance meluncurkan kampanye "Libas Tantanganmu." TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang balap motor MotoGP musim 2018, rasa optimistis terlontar dari tim pabrikan asal Italia, Ducati. Hal tersebut tak terlepas dari raihan poisitif mereka selama uji coba paramusim pertama di sirkuit Sepang, Malaysia pada 28-30 Januari 2018.

    “Setelah tes pertama, kami cukup optimistis. Kami akan bertarung mati-matian untuk merebut gelar juara,” ujar Ducati Corse Sporting Director, Paolo Cabiatti dalam acara kampanye ‘Libas Tantanganmu’ yang diselenggarakan oleh Shell Advance di Hotel Sheraton Grand Jakarta Gandaria City.

    Baca: Ini yang Bikin Jorge Lorenzo Kepincut Perempuan Indonesia

    Dalam acara tersebut Cabiatti juga mengungkapkan bahwa Ducati memiliki target untuk menjadi juara MotoGP 2018. Ia berpendapat tim teknikal akan bekerja sangat keras untuk memenuhi target. Ia juga mengatakan sejauh ini kerja keras tim teknikal cukup terbayar dengan rekor yang dipecahkan Lorenzo saat uji coba pramusim di Sepang, Malaysia.

    Simak: Andrea Dovizioso: 6 Pembalap Berpeluang Juara MotoGP Musim 2018

    “Meski musim depan penuh dengan tantangan, tapi kami akan bekerjasama agar dapat melewati itu. Kami punya segalanya untuk mencapai target, kami punya dua pembalap terbaik, kami punya formula motor yang baru, kami punya partnership yang bagus, kami cukup ambisius,” ujar Paolo.

    Senada dengan Paolo, Dovizioso juga cukup percaya diri untuk mengarungi musim depan. “Hasil di Sepang cukup baik, motor saya cukup baik, dan tim kami sudah bekerja sangat keras. Kami masih akan melakukan test jadi kami akan terus berusaha,” kata Dovizioso.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Pasang Surut Hubungan Anwar Ibrahim dengan Mahathir Mohamad

    Anwar Ibrahim mendukung PM Malaysia Mahathir Mohamad, padahal Anwar sempat berseteru dan akhirnya dijebloskan ke penjara oleh Mahathir di 1999.