Klan Suzuki Thunder Masih Dijual di Vietnam Jadi Motor Pekerja

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki GD110. Sumber: autodaily.vn

    Suzuki GD110. Sumber: autodaily.vn

    TEMPO.CO, Jakarta - Suzuki masih menjual motor pekerja masuk dalam klan Suzuki Thunder 125 namun dengan kapasitas yang lebih kecil yaitu 110cc. Fitur yang ditawarkan pun sangat terbatas. Pada motor yang diberi nama GD110 ini menggunakan lampu bulat, tutup tangki model Suzuki RGR, penggunaan rem model teromol dan penggunakan vel jari-jari. Motor ini menyasar pada segmen bawah.

    Baca: Suzuki Ertiga 2018 Dikabarkan Siap Dipamerkan, Tambah Bongsor

    Suzuki GD110 memiliki dimensi 1,900 x 750 x 1,050mm. Jarak sumbu roda cukup pendak 1.215mm yang berarti sangat lincah dipakai di kemacetan. Apalagi berat kosong motor ini hanya 108 kilogram sehingga ringan dipakai selap-selip dengan kapasitas tangki 9,2 liter. Sedangkan jarak jok ke tanah hanya 766 mm sangat ramah dengan postur orang Asia.

    Suzuki GD110. Sumber: autodaily.vn

    Fiturnya sangat simpel, lampu depan masih menggunakan bolam halogen yang belum kekinian dengan LED. Sektor pengereman hanya menggandalkan model teromol pada bagian depan dan belakang dengan velg jari-jari. Suspensi depan masih menggandalkan model teleskopik dan belakang model stereo.

    Suzuki GD110. Sumber: autodaily.vn

    Lagi-lagi, instrumen hanya yang penting saja seperi speedometer, jarak tempuh, indikator belok, dan posisi perseneling. Tak ada instrumen untuk memantau putaran mesin layaknya Honda Verza namun lebih unggul motor buatan Indonesia tersebut.

    Baca: Inilah Jagoan Suzuki Hadapi Toyota Calya, Mirip Alphard Mini

    Suzuki GD110 menggunakan mesin satu silinder berkapasitas 112,8cc SOHC dan berpendingan udara. Mesin imutnya tersebut mampu menghasilkan tenaga 8 DK pada 8.500 rpm dengan torsi 8,5 NM pada 5.500 rpm. Mesin ini disalurkan ke roda dengan transmisi 4 percepatan. Wah masih kencengan motor matic 125 zaman now.

    AUTODAILY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.