Senin, 19 Februari 2018

Tip Pembalap Suzuki MotoGP Agar Stamina Kuat Hingga Puluhan Lap

Reporter:

Tempo.co

Editor:

Eko Ari Wibowo

Minggu, 4 Februari 2018 15:35 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tip Pembalap Suzuki MotoGP Agar Stamina Kuat Hingga Puluhan Lap

    Dua pembalap MotoGP tim Suzuki Ecstar Andrea Iannone dan Alex Rins memeriahkan acara Suzuki Biker Meet Jambore Nasional 2018 di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, 3 Februari 2018. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua pembalap Suzuki Ecstar, Andrea Iannone dan Alex Rins berbagi tip kepada pembalap Indonesia agar stamina kuat meski menjalani balapan hingga 20 lap. Hal itu disampaikan dalam acara Suzuki Bike Meet di Sirkuit Sentul, Sabtu 3 Februari 2018. Alex Rins mengatakan untuk menjaga fisik prima, ia berlatih dengan menggendarai supermoto. "Paling tidak selama 2 jam," ujarnya.

    Baca: Suzuki Asian Challenge Dihentikan Tahun 2018, Ini Alasannya

    Tak hanya berlatih dengan motor, ia pun menjaga fisik dengan olahraga. Selain itu, ia juga selalu menjaga makanan yang dikonsumsi. Terutama, kata dia, makanan sangat diperhatikan saat akhir pekan menjelang balapan.

    Sedikit berbeda dengan Rins, Iannone mengatakan dirinya lebih menyukai menjaga fisik dengan berlatih di Gym. Bahkan, Iannone bisa menghabiskan waktu hingga 4 jam berlatih di Gym. Selain itu, pengidola Valentino Rossi ini juga seperti pembalap lainnya berlatih dengan supermoto. Diluar balap, Iannone juga menyukai olahraga tinju.

    Baca: 2 Pembalap MotoGP Keliling Sentul Bareng Ribuan Biker Suzuki

    Pembalap jagoan Suzuki datang ke Indonesia untuk memperkenalkan varian baru motor Suzuki GSX-R150 shuttered key atau non keyless dengan harga Rp 28,9 juta atau lebih murah Rp 1 juta dari versi keyless. Ada 3 pilihan warna Brilliant White, Stronger Red/Titan Black dan Solid Black/Gloss.


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    JR Saragih dan 4 Calon Kepala Daerah Terganjal Ijazah dan Korupsi

    JR Saragih dicoret dari daftar peserta pemilihan gubernur Sumut oleh KPU karena masalah ijazah, tiga calon lain tersandung dugaan korupsi.