Dongkrak Penjualan, Nissan Investasi USD 9,5 Miliar di Cina

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Nissan Motor Co. AP/Itsuo Inouye

    Logo Nissan Motor Co. AP/Itsuo Inouye

    TEMPO.CO, Beijing - Pembuat mobil Jepang Nissan bersama mitra di Cina, Dongfeng Group, mengumumkan rencana investasi 60 miliar yuan (US$ 9,5 miliar), Senin, 5 Februari 2018, waktu setempat.

    Nissan-Dongfeng Group berencana menjual 2,6 juta kendaraan per tahun di Cina pada 2022, naik sekitar 70 persen dari penjualan tahun lalu yang mencapai 1,52 juta mobil.

    Baca: Nissan dan Mitsubishi Berbagi Platform Kabin Ganda

    Lebih dari 40 model baru akan mulai diproduksi dalam lima tahun ke depan, separuh dari produksi itu merupakan mobil listrik.

    Mobil listrik diklaim merupakan kunci investasi lima tahun, yang bisa mencapai sekitar 30 persen dari total penjualan joint venture pada 2022.

    Simak: Inilah 11 Mobil Baru Mitsubishi Setelah Beraliansi dengan Nissan

    Seperti dilaporkan China Daily, Cina adalah pasar mobil terbesar di dunia, dengan penjualan mobil naik 3 persen menjadi 29 juta unit di tahun 2017. Penjualan dan produksi kendaraan energi baru meningkat lebih dari 50 persen tahun lalu.

    Cina berencana untuk mengangkat pangsa mobil pintar di antara total kendaraan baru negara tersebut menjadi 50 persen pada tahun 2020.

    CHINA DAILY | WP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.