Masalah Airbag, Toyota Recall 181 Ribu Mobil di Cina

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bulan Januari 2010, PT Toyota Astra Motor (TAM) berhasil mencatat penjualan sebanyak 19.459 unit. (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

    Bulan Januari 2010, PT Toyota Astra Motor (TAM) berhasil mencatat penjualan sebanyak 19.459 unit. (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

    TEMPO.CO, Beijing - Toyota akan menarik (recall) 181.797 kendaraan di Cina dengan dugaan airbag berpotensi mengalami kerusakan.

    Penarikan kembali tersebut diajukan oleh GAC Toyota Motor dan Tianjin FAW Toyota Motor ke Administrasi Umum Pengawasan Mutu, Inspeksi dan Karantina (AQSIQ) pemerintah setempat.

    Baca: Toyota Akan Lanjutkan Recall 600 Ribu Unit di Amerika

    Menurut AQSIQ, mulai 10 Februari perusahaan akan menarik 73.084 kendaraan New Highlander yang diproduksi antara 5 Mei 2015 dan 4 Februari 2016, dan 98.218 model Levin yang diproduksi antara 4 Mei 2015 dan 4 Februari 2016, serta 5.804 mobil hibrida Levin yang diproduksi antara Oktober 11, 2015 dan 4 Februari 2016.

    Penarikan kembali tersebut juga mencakup 4.691 mobil hibrida Corolla yang diproduksi oleh Tianjin FAW Toyota Motor antara 21 November 2015 dan 2 Februari 2016.

    Simak: Toyota Akan Uji Mobil Swakemudi pada 2020

    Ada kekhawatiran bahwa bagian acceleration transducer pada airbag diduga cacat. Dampaknya dapat menyebabkan airbag menjadi tidak berfungsi saat terjadi kecelakaan, yang dapat menimbulkan ancaman terhadap keselamatan.

    Perusahaan mengatakan mereka akan mengganti bagian yang rusak untuk pemilik mobil Toyota yang terkena dampak secara gratis.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.