Ferrari Rilis Tim Baru dengan 5 Pembalap

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peluncuran tim balap Ferrari dalam kompetisi Ferrari Challenge Trofeo Pirelli di dealer Ferrari di Jalan TB Simatupang, Jakarta, Rabu 7 Februari 2018. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    Peluncuran tim balap Ferrari dalam kompetisi Ferrari Challenge Trofeo Pirelli di dealer Ferrari di Jalan TB Simatupang, Jakarta, Rabu 7 Februari 2018. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Ferrari Indonesia akan kembali terjun dalam kompetisi one make race Ferrari 488 Challenge yang berlangsung dalam 7 seri. Ferrari telah menyiapkan 5 pembalap di antaranya 2 pembalap akan mengikuti kelas profesional.

    "Angka ini adalah yang terbanyak kami mengirimkan pembalap. Kami yakin bahwa kami bisa meraih banyak kemenangan. Dengan banyak pembalap, kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa indonesia bisa Berprestasi," kata Arie Christopher CEO Ferrari Jakarta, Rabu 7 September 2018.

    Baca: Ferrari Luncurkan 812 Superfast, Simak Teknologi F1 yang Diadopsi

    Kompetisi Ferrari 488 Challenge adalah sebuah kompetisi one make race yang diikuti 150 pembalap. Mobil 488 adalah mobil ke 6 yang digunakan dalam kompetisi ink. 488 Challenge menggunakan mesin 3,9 liter v8 turbo yang mampu menghasilkan 670 hp.

    Menurut Louis Colmache Kepala Core Clienti Asia Pasifik mengatakan mobil ini adalah mobil pertama yang menggunakan turbo untuk seri one make race. "Banyak bagian telah didesain ulang sepenuhnya untuk memastikan peningkatan efisiensi dibandingkan dengan 458 Challenge Evo," ujarnya.

    Simak: Motorhome Ferrari Milik Schumacher Bak Kamar Hotel Dilelang

    Tahun ini 488 Challenge akan digelar dalam 7 seri yaitu mulai dari Australia, Cina, Jepang, Singapura dan Italia. Seri pertama akan digelar pada 22 Maret di Sirkuit Melbourne sebagai balapan pendukung Australian Grand Prix.

    Renaldi Hutasoit, Juara 2 dalam Ferrari Challenge APAC 2016 mengatakan sangat bangga bisa kembali terjun dalam kompetisi. Ia mengatakan Ferrari Challenge menawarkan pengalaman unik.

    "Merupakan sebuah penghormatan bagi saya bisa berpartisipasi kembali dalam balapan ini. Saya tak asing lagi dengan balapan ini. Saya masih perlu adaptasi dengan mobil baru," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.