Ini Alasan Filipina jadi Negara Pertama Ekspor Mitsubishi Xpander

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pabrik ini memiliki kapasitas produksi hingga 160 ribu per tahun. Mitsubishi Xpander ditargetkan diproduksi sebanyak 5.000 unit per bulan. 3 Oktober 2017. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Pabrik ini memiliki kapasitas produksi hingga 160 ribu per tahun. Mitsubishi Xpander ditargetkan diproduksi sebanyak 5.000 unit per bulan. 3 Oktober 2017. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Bekasi - PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Indonesia (MMKI) mengumumkan akan mengekspor Mitsubishi Xpander ke Filipina dan Thailand pada Mei 2018. Filipina menjadi negara pertama ekspor Xpander.

    Menurut Presiden Direktur MMKI, Takao Kato, Filipina dipilih karena memiliki kesamaan konsumen dengan Indonesia. "Konsumen mereka (Filipina) mirip dengan Indonesia yang suka sengan produk MPV," kata Takao di Pabrik Mitsubishi di Cikarang, Bekasi, 7 Februari 2018.

    Baca: Mitsubishi Xpander Jalani Uji Tabrak ASEAN NCAP, Simak Hasilnya

    Ia juga menjelaskan bahwa Mitsubishi juga memiliki pasar yang cukup besar di Filipina, "penjualan Mitsubishi nomor dua di Filipina," kata Takao.

    Namun, dirinya masih enggan menyebutkan angka ekspor ke negara tersebut. Alasannya, Xpander masih baru diperkenalkan maka harus dilihat terlebih dahulu permintaan pasarnya.

    Simak: Penjualan Mitsubishi Naik 10 Persen, Xpander Ikut Berkontribusi

    Selain Filipina, Thailand dan Sejumlah negara ASEAN, Mitsubishi Xpander juga akan diekspor ke Benua Amerika Selatan yaitu Bolivia, dan Benua Afrika yaitu Mesir. "Ekspor ke Bolivia dan Afrika mungkin saat musim panas ini," ujar Takao.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.