Rem Sepeda Motor Kurang Pakem, Perhatikan Hal Ini

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi rem cakram belakang sepeda motor. Januari 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Ilustrasi rem cakram belakang sepeda motor. Januari 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta -Rem merupakan faktor yang menunjang keselamatan berkendara. Sepeda motor pada umumnya menggunakan sistem rem cakram, namun, seiring waktu dan intensitas penggunaan, rem lama-kelamaan tak lagi pakem.

    Hal tersebut, menurut kepala mekanik Ahass Berdikari Motor Tangerang Selatan, Muhammad Fikri disebabkan oleh dua hal, yaitu rusaknya seal master rem, serta piringan cakram yang sudah habis atau tipis.

    Baca: Tips dan Trik Mencegah Aksi Pencurian Sepeda Motor

    “Yang pertama bisa dari seal master remnya, seal master rem yang ada di atas itu biasanya terkena kena hujan, panas, nah itu di dalemnya bisa kotor, lama lama bisa keropos seal masternya ini. Nah kalau kayak gitu harus ada pergantian,” ujar Fikri.

    Tak hanya seal master rem bagian atas, seal pada bagian bawah, atau yang umum disebut kepala babi, juga rentan rusak akibat masuknya kotoran. Bahkan, menurut Fikri seal pada bagian bawah lebih rentan rusak ketimbang bagian atas.

    Fikri menjelaskan, untuk permasalahan seal tersebut, baiknya diatasi dengan melakukan pergantian. "Cara mengatasinya sih kalau sudah di atas lima tahun ya dilakukan pergantian. Tapi kalau masih di bawah lima tahun, bisa kita semprot pakai cairan WD atau minyak supaya tidak keras,” kata Fikri.

    Simak: Kiat agar Rantai Sepeda Motor Menjadi Awet

    Faktor kedua adalah piringan cakram yang sudah tipis akibat pergantian kanvas rem yang tidak rutin. Hal tersebut menurutnya adalah hal yang riskan. “Paling parah piringannya bisa terkunci,” tutur Fikri menjelaskan kepada Tempo pada Kamis, 8 Februari 2018.

    Tidak hanya membuat sistem pengereman sepeda motor menjadi tidak pakem, tapi masalah seal master rem juga dapat membuat rem menjadi blong atau loss saat digunakan.

    Cara mudah untuk mengetahui kualitas seal master rem menurut Fikri adalah dengan melepas dan mempompanya selama kurang lebih 30 menit. "Kalau dipompa selama setengah jam masih belum dapet anginnya berarti tidak beres, harus diganti sealnya.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.