Yamaha R3 Meluncur di India, Bersaing dengan Kawasaki Ninja 300

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yamaha R3 diluncurkan di India Auto Expo pada 8 Februari 2018. (hindustantimes)

    Yamaha R3 diluncurkan di India Auto Expo pada 8 Februari 2018. (hindustantimes)

    TEMPO.CO, New Delhi - Yamaha Motor India meluncurkan produk terbaru mereka, YZF-R3, yang merupakan pembaruan dari versi sebelumnya. Motor ini dijual di India dengan harga 348 ribu Rupee atau sekitar Rp 73,8 juta. Peluncuran tersebut dihadiri oleh aktor Bollywood sekaligus duta merek Yamaha, John Abraham.

    Motor ini merupakan upgrade dari R3 versi global yang sebelumnya telah diperkenalkan pada November 2017. Perubahan pada motor ini meliputi desain pilihan warna dan grafis yang baru. Warna baru adalah Racing Blue dan Magma Black.

    Baca: Tenaga Kawasaki Ninja 400 Ungguli KTM RC 390 dan Honda CBR 500

    Selain desain baru, motor ini juga memiliki mesin baru yng telah disesuaikan dengan standar emisi BS-IV yang berlaku di India. Sejatinya mesin motor ini tetap menggunakan mesin dari versi lama yang memiliki mesin dua silinder bertenaga 41 bhp. Mesin tersebut mampu menghasilkan torsi maksimum sebesar 29,6 Nm pada 9.000 rpm. Mesin dipadukan dengan gearbox enam percepatan.

    Simak: Kawasaki Ninja 400 Gantikan Kubikasi 300 untuk Kalahkan Yamaha?

    Untuk menunjang keselamatan berkendara, Yamaha kini menawarkan dual anti-lock braking system (ABS) sebagai standar produk terbaru tersebut. Kinerja rem akan didukung oleh cakram depan berukuran 298 mm dan cakram belakang berukuran 220 mm.

    Berikut ini perbandingan Yamaha R3 dengan rival:

    Motor

    Mesin

    Transmisi

    Tenaga (PS)

    Torsi (Nm)

    Yamaha R3

    321cc

    6-speed

    42

    30

    Ninja 300

    296cc

    6-speed

    39

    27

    KTM 390 Duke

    375cc

    6-speed

    43.50

    37

    KTM 390 RC

    375cc

    6-speed

    43.50

    36

    AUTO NDTV | NAUFAL SHAFLY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.