Senin, 19 Februari 2018

Jeep Cherokee 2019 Hadir dengan Dua Mesin Baru Lebih Bertenaga

Reporter:

Bisnis.com

Editor:

Eko Ari Wibowo

Selasa, 13 Februari 2018 09:30 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jeep Cherokee 2019 Hadir dengan Dua Mesin Baru Lebih Bertenaga

    Jeep Cherokee model 2019. (Jeep)

    TEMPO.CO, Jakarta - Jeep, Grup Chrysler, memamerkan dua model, yakni Cherokee 2019 dan WraJngler 2018 di Chicago Auto Show 2018. Jeep Cherokee 2019 adalah SUV crossover kompak berkapasitas lima kursi yang siap bersaing dengan Honda CR-V, Kia Sportage dan Mazda CX-5. Untuk model 2019, Jeep Cherokee tampak muka depan yang baru, kap mesin, lampu depan LED, lampu penerangan siang hari, lampu kabut, dan mesin empat silinder.

    Baca: Mobil Offroad Mahindra Mirip Jeep Hard Top, Siap Tempur

    Cherokee menawarkan dua pilihan jatung pacu, mesin A 2,4 liter empat silinder yang menghasilkan tenaga 184 tenaga kuda, mesin baru 2,0 liter empat silinder turbocharged yang menghasilkan 270 tenaga kuda, dan V6 3,2 liter yang menghasilkan 271 daya kuda. Semua mesin berpasangan dengan transmisi otomatis sembilan percepatan.

    Jeep Cherokee tersedia dengan penggerak roda depan dan penggerak empat roda. Cherokee tersedia dalam enam trim: Latitude, Latitude dengan Tech Connect, Latitude Plus, Limited, Trailhawk, dan Overland.

    Simak: Jeep Renegade Segera Keluar Facelift, Inilah Sosoknya

    Fitur yang tersedia mencakup Apple CarPlay, Android Auto, liftgate listrik, sunroof, lampu kabut, kontrol iklim zona ganda, kursi depan berpemanas, kursi depan berpendingin, jok kulit, lingkar kemudi berpemanas, sistem infotainment, radio satelit, navigasi, cruise control adaptif, Bluetooth dan USB.

    Fitur keselamatan Jeep yang tersedia mencakup kontrol stabilitas, deteksi lintas jalan belakang, pemantauan blind spot, dan kantong udara pengaman lengkap.

    BISNIS


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    JR Saragih dan 4 Calon Kepala Daerah Terganjal Ijazah dan Korupsi

    JR Saragih dicoret dari daftar peserta pemilihan gubernur Sumut oleh KPU karena masalah ijazah, tiga calon lain tersandung dugaan korupsi.