Rabu, 15 Agustus 2018

Menperin: Revisi Pajak Sedan, Pembeli Motor Migrasi ke Mobil

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih (kanan) serta CEO PT Ruang Raya Indonesia (ruangguru.com) Adamas Belva Devara (kiri).

    Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih (kanan) serta CEO PT Ruang Raya Indonesia (ruangguru.com) Adamas Belva Devara (kiri).

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan revisi pajak sedan bisa menimbulkan ketertarikan pemilik motor untuk pindah membeli mobil.

    "Pasar otomotif motor itu sampai 7 juta. Tentu dengan peningkatan kemampuan dan daya beli, nanti ada migrasi pemilik motor ke sedan dengan harga yang lebih kompetitif," katanya, Selasa 13 Februari 2018.

    Baca: Perpajakan Sedan Akan Direvisi, Hyundai Kaji Perakitan Lokal

    Airlangga mengatakan paket revisi pajak sedan ditargerkan selesai akhir Februari 2018. Dengan adanya revisi tersebut kemungkinan harga mobil sedan akan menjadi lebih murah dengan harga saat ini. Revisi tersebut dilakukan untuk meningkatkan utilisasi pabrik otomotif yang saat ini memiliki kapasitas produksi hingga 2 juta unit namun baru efektif sekitar 1,4 juta unit per tahun.

    Selain itu, revisi perpanjakan akan meningkatkan ekspor produk otomotif. "Dengan adanya insentif maka kapasitas naik karena diproduksi di Indonesia. Kan kebanyakan MPV dan SUV, sedangkan keperluan dunia itu sedan," ucap Airlangga.

    Baca: Revisi Perpajakan Sedan Tak Masuk Mobil Mewah Tuntas Maret 2018

    Sebelumnya, Kementerian Perindustrian telah mengusulkan kepada Kementerian Keuangan melakukan revisi pajak sedan agar mobil ini tak dimasukan dalam kategori kendaraan mewah. "Kami ingin revisi struktur perpajakan industri otomotif, termasuk Pajak Penjualan atas Barang Mewah. Kami berharap untuk sedan tak lagi jadi barang mewah."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia Polii dan Apriani Rahayu Ingin Sejarah Baru di 2018

    Setelah Nitya Krishinda cedera, pasangan atlet bulu tangkis ganda putri Greysia Polii dan Apriani Rahayu menjadi unggulan di Asian Games 2018 nanti.