Kamis, 24 Mei 2018

Galang Hendra Terjun WSSP300, Ini Kekurangan di Mata Rossi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap muda Yamaha Galang Hendra Pratama mendapat nasehat dari pembalap MotoGP Valentino Rossi. Dok Yamaha

    Pembalap muda Yamaha Galang Hendra Pratama mendapat nasehat dari pembalap MotoGP Valentino Rossi. Dok Yamaha

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap muda Yamaha Indonesia Galang Hendra Pratama akan terjun di Kejuaraan World Supersport 300 (WSSP300). Pembalap MotoGP Yamaha Valentino Rossi hadir dalam perilisan tim balap Yamaha Indonesia. Dalam kesempatan itu, Rossi memberikan petuah kepada Galang untuk meningkatkan gaya balapnya.

    Baca: Galang Hendra Jalani Tes Musim Dingin WSSP 300 di Valencia

    Rossi yang masih akan berada di Yamaha hingga 2019 ini mengatakan gaya balap Galang sudah cukup bagus. “Saya mengenal Galang dengan baik karena dia pernah ikut program Yamaha The Master Camp. Dia sangat cepat, berani, pengereman yang kuat dan punya skill yang mumpuni saat di atas motor. Saya senang dia bisa ikut balapan full-series World Supersport 300 tahun ini," ujar Rossi.

    Menurut Rossi, Galang memiliki potensi untuk bersinar pada tahun ini. Namun, ia menyebut masih ada kekurangan Galang saat memacu motor. "Saran untuk Galang, coba untuk mengulur titik pengereman,“ ujar Valentino Rossi.

    Tahun 2018 menjadi tonggak sejarah baru Perkembangan dunia Balap Indonesia, Galang Hendra Pratama akan bertarung full-series di kejuaraan balap World Supersports 2018 (WSSP300). Sebelumnya Galang Hendra yang tergabung dengan Tim Yamaha Moto X Racing telah berhasil tercatat dalam sejarah, menjadi orang Indonesia pertama yang menjuarai kejuaraan balap dunia. Galang berhasil meraih podium juara WSSP300 seri terakhir di sirkuit Jerez, Spanyol pada 22 Oktober 2017 lalu.

    Baca: Kata Valentino Rossi Usai Jajal Sasis Baru di Sepang

    Galang Hendra adalah salah satu murid Valentino Rossi di MasterCamp VR46, sekolah balap binaan pembalap Italia tersebut. Saat itu, Galang mengikuti mastercamp bersama Imanuel Pratama dan sejumlah pembalap Thailand. 


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Pasang Surut Hubungan Anwar Ibrahim dengan Mahathir Mohamad

    Anwar Ibrahim mendukung PM Malaysia Mahathir Mohamad, padahal Anwar sempat berseteru dan akhirnya dijebloskan ke penjara oleh Mahathir di 1999.