Rabu, 17 Oktober 2018

Recall Ribuan Honda CR-V Dilakukan Setelah Ramai di Weibo

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua mobil All New Honda CR-V Turbo dikendarai melintasi laut pasir saat Media Test Drive di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, 20 Juli 2017. Mobil generasi kelima ini memiliki mesin 1,5 liter VTEC Turbo dengan dua pilihan yaitu 1,5 liter turbo dan 1,5 liter turbo Prestige. ANTARA FOTO

    Dua mobil All New Honda CR-V Turbo dikendarai melintasi laut pasir saat Media Test Drive di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, 20 Juli 2017. Mobil generasi kelima ini memiliki mesin 1,5 liter VTEC Turbo dengan dua pilihan yaitu 1,5 liter turbo dan 1,5 liter turbo Prestige. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Beijing - Honda Motor Co Ltd menarik sekitar 350 ribu unit mobil Honda CR-V dan Civic di Cina menyusul banjirnya keluhan di situs microblogging Sina Weibo, setara dengan Twitter.

    Penarikan dilakukan karena adanya bensin yang tidak terbakar dalam jumlah yang tidak normal dan terkumpul di tempat oli. Mesin juga bertambah panas dengan kerusakan itu. Padahal, menurut sejumlah pemilik, mesin berjalan normal sebelum mengalami kelainan tersebut.

    Baca: Sokon Glory 580 Vs Honda CR-V dan Nissan X-Trail, Siapa Unggul?

    Kasus ini banyak terjadi di wilayah Cina bagian utara, di mana suhu sering mengalami penurunan di bawah titik beku. Pengemudi juga sering hanya melakukan perjalanan jarak pendek. Dalam beberapa kasus, kondisi dirasakan pengemudi adanya bau bensin yang kuat masuk ke mobil dan mungkin juga menyebabkan indikator pengecekan mesin menyala terus-menerus, menurut laporan Weibo. Namun, Honda mengatakan ini tidak mempengaruhi performa mesin atau mobil dan tidak ada laporan kecelakaan.

    Pembuat mobil Jepang dan mitranya, Dongfeng Motor Group, berencana memperbaiki masalah yang dilaporkan dengan mengutak-atik perangkat lunak injeksi Honda CR-V dan Civic.

    Seandainya masalahnya muncul beberapa tahun lalu, sebelum situs seperti Twitter dan Weibo marak, kasus itu bisa diselesaikan melalui saluran layanan pelanggan biasa. Pabrikan mobil hanya akan meminta konsumen datang ke dealer untuk menyelesaikan masalahnya dan semuanya ditanggung gratis.

    Berkat platform seperti Weibo, keluhan tentang produk tertentu cenderung tidak terkendali, sebuah pola yang muncul baik di Cina maupun Amerika Serikat. "Tanpa Weibo, ini akan berlangsung bertahun-tahun," kata James Chao, analis otomotif market IHS di kawasan Asia-Pasifik. "Begitulah untuk industri ini di era pra-Weibo, pra-Twitter."

    Baca: Penjualan Honda CR-V 2017 Meningkat 2 Kali Lipat, Ini Kata HPM

    Akibatnya, masalah ini jauh lebih merusak merek Honda secara komersial. Namun, Honda memberikan respons cepat dan kasus pada Honda CR-V dan Civic tidak mempengaruhi keamanan dan lebih disebabkan oleh faktor lingkungan daripada manufaktur.

    THE NEWSWHEEL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.