Kamis, 24 Mei 2018

Sedan Lexus LS 500 Laku, Pembeli Harus Mengantre 3 Bulan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lexus LS500h Hibryd

    Lexus LS500h Hibryd

    TEMPO.CO, Jakarta - Lexus Indonesia mengklaim penjualan sedan LS 500 cukup laku. Terbukti, sudah ada sekitar 50 unit yang dipesan sejak akhir tahun lalu. Pembeli yang telah memesan mobil itu tahun ini harus bersabar karena prosesnya hingga pengiriman membutuhkan waktu lebih-kurang tiga bulan.

    General Manager Lexus Indonesia Adrian Tirtadjaja mengatakan seharusnya LS 500 akan mulai dipasok ke dealer sebelum Imlek 2018. “Februari ini sudah masuk ke dealer, sebelum Imlek,” katanya, Kamis, 15 Februari 2018.

    Adapun Lexus berharap LS 500 memberikan angin segar bagi pasar sedan premium di Indonesia. Seperti diketahui, sedan, baik premium maupun bukan, tengah mengalami tantangan besar.

    Baca: Sedan Mewah Lexus LS 500 Resmi Dipasarkan di Indonesia

    Adrian mengatakan sedan masih memiliki konsumen tersendiri di Tanah Air. Meskipun kontribusi penjualan sport utility vehicle (SUV) naik signifikan, bukan berarti sedan sudah hilang pamor.

    Adrian menjelaskan, SUV selama ini dicari karena menawarkan kenyamanan sedan. Karena itu, tentu sedan mewah milik Lexus, yang menawarkan kenyamanan dan kemewahan terbaik, memiliki peluang besar.

    Dia menambahkan, kehadiran LS 500 pada tahun ini akan makin melengkapi kesuksesan Lexus di pasar mobil premium Tanah Air. Pada tahun lalu, merek mewah milik Toyota Motor Co ini mencapai hal itu dengan SUV.

    Baca: Lexus Kuasai Penjualan SUV Mewah, Model Ini Paling Laku

    Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang 2017, Lexus mendominasi penjualan mobil mewah melalui tipe SUV dengan mencatat penjualan 1.188 unit. Lexus RX 200t menjadi pemimpin pasar mobil premium dengan penjualan tertinggi 975 unit atau naik 52,82 persen dibandingkan dengan capaian 2016. Kemudian disusul penjualan Lexus NX 200 sebanyak 123 unit serta Lexus LX 570 sebanyak 90 unit.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Pasang Surut Hubungan Anwar Ibrahim dengan Mahathir Mohamad

    Anwar Ibrahim mendukung PM Malaysia Mahathir Mohamad, padahal Anwar sempat berseteru dan akhirnya dijebloskan ke penjara oleh Mahathir di 1999.