Mercedes Benz Tak Laporkan Data, KPPU: Persaingan Kompetitif

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia, Nawir Messi. TEMPO/iqbal lubis

    Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia, Nawir Messi. TEMPO/iqbal lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo mencoret Mercedes Benz dicoret dari daftar anggota karena menolak melaporkan data penjualan kendaraannya kepada organisasi tersebut sejak Mei 2017.

    Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Nawir Messi menilai keengganan Mercedes-Benz Indonesia memberikan laporan data penjualan ke Gaikindo justru membuat persaingan pasar otomotif lebih kompetitif.

    Baca: Dicoret Gaikindo, Bos Mercedes-Benz Sebut Data Penjualan Rahasia

    “Dari sisi kompetisi itu bagus karena tidak ada komunikasi atau strategi antarsesama pelaku dan itu tidak mempermudah terjadinya proses kartel,” kata Nawir dihubungi Bisnis, Minggu 18 Februari 2018.

    Dia menilai, dengan demikian dalam hal ini, Mercedes-Benz ketika memutuskan harga jual produknya tidak terpengaruh oleh siapa pun sesama pelaku usaha otomotif dan sikapnya dinilai independen. Pasalnya, kata Nawir, kartel tercipta karena adanya saling komunikasi antar pelaku yang merupakan karakter dari pasar.

    Baca: Mercedes-Benz Dicoret, Gaikindo Klaim Sudah Beri Toleransi Waktu

    Menurutnya, justru tidak ada masalah kalau Mercedes Benz tidak memberikan laporan data ke Gaikindo sepanjang produsen mobil buatan Jerman itu melaporkan segala hal produksi, bahan baku impor dan sebagainya ke pemerintah Indonesia.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.