90 Persen Pabrik Suzuki Cikarang Gunakan Teknologi Robotik

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mesin robot menyelesaikan perakitan mobil Suzuki Ertiga di Pabrik Suzuki Cikarang, Bekasi, Senin 19 Februari 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    Mesin robot menyelesaikan perakitan mobil Suzuki Ertiga di Pabrik Suzuki Cikarang, Bekasi, Senin 19 Februari 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Cikarang - Suzuki Indonesia memiliki pabrik perakitan yang berlokasi di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Pabrik yang berada di bawah bendera PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) ini berdiri di atas lahan seluas 130,7 hektare. Lokasinya persis di seberang pabrik Wuling Motors.

    General ManagerStrategic Planning Departement PT Suzuki Indomobil Motor, Uchiki Ryohei, mengatakan bahwa pabrik Suzuki di Indonesia merupakan yang terbaru di antara pabrik-pabrik Suzuki global.

    Baca: New Suzuki Ertiga Diekspor ke 25 Negara, Begini Pabriknya

    “Karena itu, pabrik Suzuki di Cikarang dilengkapi dengan teknologi canggih, lebih canggih dibanding pabrik Suzuki di Jepang,” kata Uchiki di pabrik Suzuki di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 19 Februari 2018.

    Sejumlah pekerja sedang menyelesaikan perakitan mobil Suzuki Ertiga di Pabrik Suzuki Cikarang, Bekasi, Senin 19 Februari 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    Menurut Uchiki, dalam 10 tahun terkahir, Suzuki mendirikan tiga pabrik yakni Sagara Plant di Jepang (2008), Thai Suzuki Motor Plant, Thailand (2012), dan Suzuki Cikarang Plant, Indonesia (2015).

    Assistant to Dept Body Assambly PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) Yudonendito mengatakan bahwa 90 persen operasional pabrik Suzuki di Cikarang menggunakan teknologi robotik canggih. “Penggunaan robotik canggih itu dimaksudkan untuk meningkatkan akurasi atau presisi dalam setiap pekerjaan,” ujarnya.

    Simak: Suzuki Tingkatkan Ekspor Komponen Mulai dari Mesin hingga Body

    Saat ini, total sebanyak 217 robot diberdayakan pada proses pengelasan (welding). Pabrik ini juga memiliki fasilitas pencetakan logam atau forging (untuk komponen transmisi) dan seat (jok mobil).

    Pabrik Cikarang didirikan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk kendaraan roda empat bagi pasar otomotif nasional maupun ekspor. Meski menggunakan teknologi robotik canggih, pabrik Suzuki di Cikarang menyerap 1.290 tenaga kerja. Pabrik ini dibagi dalam dua bangunan dengan dua proses produksi yakni powertrain production dan assembly production.

    Sejumlah pekerja sedang menyelesaikan perakitan mobil Suzuki Ertiga di Pabrik Suzuki Cikarang, Bekasi, Senin 19 Februari 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    Powertrain production memiliki luas bangunan 35.200 meter per segi dengan jumlah karyawan 570 orang. Bagian ini bertanggung jawab terhadap produksi mesin (casting, machining, assembling), dan transmisi (casting, forging, machining, dan assembling).

    Sedangkan assembly production berada di gedung dengan luas bangunan mencapai 71.050 meter per segi. Bagian ini mempekerjakan 720 orang. Aktivitas di bagian ini meliputi pressing, welding, painting body, resin, seat, assembling, dan final inspection.

    Simak: Toyota, Hino, dan Suzuki Stop Ekspor Mobil ke Vietnam

    Pabrik Suzuki Cikarang saat ini memiliki kapasitas produksi sebanyak 120 ribu per tahun untuk perakitan mobil, 71 ribu unit per tahun (mesin) dan 176 ribu unit per tahun (transmisi).

    Saat ini pabrik Suzuki Cikarang digunakan untuk memproduksi mobil New Suzuki Ertiga seluruh tipe untuk pasar domestik dan mesin New Ertiga (K14B berkapasitas 1.400cc), dan Karimun Wagon R (K10B berkapasitas 1.000cc), serta transmisi kendaraan roda empat. “Pabrik ini di masa mendatang juga akan memproduksi mobil-mobil baru Suzuki,” ujarnya.

    Pabrik ini juga dilengkapi dengan fasilitas high way test track untuk menguji produk mobil yang telah keluar dari proses final inspection.

    Dari pabrik di Cikarang, Suzuki Indonesia telah mengekspor12.196 unit minibus New Ertiga ke 25 negara di Asia, Oseania, Amerika Selatan, dan Karibia dalam bentuk utuh (Complitely Build Up/ CBU). Mesin dan transmisi buatan pabrik ini juga diekspor ke Thailand, Pakistan, Malaysia dan India.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?