Pameran Otomotif IIMS 2018 Incar Transaksi Rp 3,3 Triliun

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah) saat meninjau salah satu stan pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) di JiExpo Kemayoran, Jakarta, 27 April 2017. IIMS 2017 menampilkan lebih dari 42 merek kendaraan dan ratusan industri pendukung. Tempo/Tony Hartawan

    Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah) saat meninjau salah satu stan pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) di JiExpo Kemayoran, Jakarta, 27 April 2017. IIMS 2017 menampilkan lebih dari 42 merek kendaraan dan ratusan industri pendukung. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyelenggara pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018, PT Dyandra Promosindo, membidik angka kunjungan mencapai 525.000 pengunjung dan nilai transaksi Rp3,3 triliun selama 11 hari penyelenggaraan pada 19-29 April 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

    Meski menetapkan target pengunjung dan nilai transaksi, Project Director IIMS 2018 Hendra Noor Saleh menegaskan bahwa angka-angka tersebut bukan sebuah tolok ukur keberhasilan penyelenggaraan ajang tahunan tersebut.
     
    Hendra secara pribadi menilai bahwa kemauan peserta, baik itu dari Agen Pemegang Merek (APM) maupun asosiasi-asosiasi industri penunjang otomotif untuk kembali ambil bagian di IIMS 2018 atau edisi mendatang adalah aspek yang lebih penting.

    Baca: IIMS 2018 Gandeng Bukalapak untuk Jual Tiket dan Katalog Online

    "Buat saya pribadi yang bisa dijadikan patokan adalah tahun depan dia ikut lagi atau tidak," kata Hendra selepas konferensi pers praacara perdana IIMS 2018 di Jakarta, Selasa, 20 Februari.
     
    Lebih lanjut, Hendra menuturkan ia di setiap tahun selalu berkeliling ke setiap anjungan peserta menjelang penutupan IIMS.
     
    "Dan ekspresi itu tidak bisa berbohong. Kemudian setelah itu, ketika kita approach untuk IIMS berikutnya dibandingkan sambutannya paralel nggak dengan ekspresinya, kalau sesuai ya berarti dia laku," kata Hendra.
     
    Dalam kata lain, itu bisa menjadi tolok ukur yang lebih relevan dalam menentukan kesuksesan pameran otomotif yang ia selenggarakan walaupun tidak berbentuk alat ukur yang baku ataupun angka.

    Simak: Mitsubishi Jual 79.669 Unit Sepanjang 2017, Ini Mobil Terlarisnya

     
    Hendra juga menyatakan target nilai transaksi yang ditetapkan tersebut naik lima persen dibandingkan pencapaian IIMS 2017 senilai Rp3,2 triliun lewat transaksi 10.000 unit mobil dan 1.000 unit sepeda motor.
     
    Pun demikian, Hendra menegaskan angka tersebut adalah sebuah data yang didapatkan dari laporan-laporan peserta IIMS 2017, sedangkan menurut dia tidak seluruhnya peserta melaporkan transaksi yang berlangsung di ajang tersebut setiap tahunnya.
     
    Lagi-lagi, Hendra menuturkan bahwa angka tersebut tidak bisa serta merta menjadi tolok ukur data valid IIMS 2017 sebab setidaknya dua tingkat saringan untuk pembentukan data tersebut.
     
    "Yang melapor mungkin tidak sampai 70 persen. Yang kedua, yang melapor juga kita tidak bisa memastikan ataupun memaksa dia memang memberikan data 100 persen dari aktivitas penjualan," ujarnya.
     
    IIMS 2018 akan diramaikan 15 jenama kendaraan roda empat dan delapan jenama kendaraan roda dua.
     
    Dari roda empat terdapat Audi, BMW, Chevrolet, Datsun, DFSK, Honda, Hyundai, Mazda, MINI, Mitsubishi Motors, Mercedes-Benz, Suzuki, Toyota, VW dan Wuling.
     
    Sedangkan dari roda dua ada Aprilia, BMW Motorrad, Kawasaki, Kymco, Moto Guzzi, Piaggio, Royal Enfield dan Vespa.
     
    Hendra mengaku kepastian kehadiran jenama-jenama di IIMS 2018 didapatkan Dyandra dengan para APM masing-masing.
     
    "Kalau kemudian di lapangan besok apakah yang melaksanakan APM sendiri atau dia mendelegasikan dealer tentu itu di luar kewenangan kami," katanya.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.