Gantengnya Toyota Avanza Tigre, Tak Kalah dari Mitsubishi Xpander

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Avanza Tigre tampak depan. Dok TAM

    Toyota Avanza Tigre tampak depan. Dok TAM

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Toyota Astra Motor memperkenalkan Toyota Avanza Tigre pada pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017. Sudah lama memang, tapi popularitasnya kembali naik setelah PT TAM diperkirakan akan melakukan penyegaran terhadap Toyota Avanza.

    Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto mengatakan perusahaan masih ingin mendalami beberapa hal terkait dengan produk kendaraan serbaguna Avanza Tigre. Salah satu pendalaman itu mengenai penyempurnaan desain dengan tren saat ini. “Masih dipelajari, kelihatannya masih ada beberapa hal yang ingin kami dalami lebih lanjut,” kata Soerjo di Jakarta, pada Rabu, 21 Februari 2018.

    Baca: Perang Strategi Penjualan Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander

    Pada peluncuran New Toyota Yaris, Wakil Presiden Direktur PT TAM Henry Tanoto juga mengisyaratkan akan meluncurkan produk baru dalam waktu dekat ini. Namun, Henry masih menutup rapat informasi terkait produk baru yang akan diluncurkan. "Tunggu saja undangan dari kami. Tidak lama lagi," katanya.

    Nama Tigre merujuk pada Tiger atau macan sehingga tampilan Toyota Avanza lebih agresif. Tak hanya itu, Toyota Avanza Tigre juga menunjukkan garis yang lebih sporty dengan gaya Crossover. Pada sisi bumper depan dan sisi samping mendapat sentuhan yang menyiratkan garis tajam dan steamline. Penggunaan warna merah juga mengubah tampilan jadi lebih sangar.

    Toyota Avanza Tigre tampak belakang. Dok Toyota.

    Tak hanya itu, Toyota Avanza Tigre juga mendapat tambahan bodi kit pada bagian belakang dan bawah bodi yang lebih mengarah pada SUV. Pengunaan velg yang lebih besar yaitu ukuran 16 inci menambah kekar mobil dibandingkan velg standar hanya 15 inci. Tentunya juga akan meningkatkan ground clearance.

    Secara umum terdapat 13 perubahan signifikan pada Veloz Tigre yang menggunakan velg R16. Mobil kelas MPV ini mengkombinasikan warna sonic titanium pada body dan red mica crytal pada bumper depan.

    Simak:
    Surat Pemesanan All New Toyota Rush Melebihi Penjualan 2017
    Salip Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander Jadi Mobil Terlaris

    Terdapat kombinasi proyektor lampu utama dengan grille yang diubah warna hitam piano untuk memberikan kesan gagah. Pada bagian belakang, modifikasi dilakukan pada spoiler roof, garnis pintu belakang, bemper belakang serta cover taillamp warna hitam.

    Model ini bisa dikatakan sebagai crossover-nya Toyota Avanza Veloz. Jika benar meluncur dengan versi Tigre, Mitsubishi Xpander layak waspada. Model juga akan bersaing dengan Honda BR-V yang mulai dipasarkan sejak 2016. Mitsubishi Xpander saat ini menjadi model yang cukup berhasil menempel penjualan Toyota Avanza. Pada Januari 2018, Toyota Avanza masih tercatat sebagai mobil terlaris dengan penjualan sebanyak 7.543 unit. Mitsubishi Xpander menempel ketat di belakangnya dengan penjualan sebanyak 7.079 unit. 

    Tahun lalu, model itu ternyata pernah didaftarkan pada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri. Model keluarga yang dibangun dengan basis Toyota Avanza itu masuk dalam daftar peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor tahun 2017.

    Baca: Inilah Versi Panjang Land Rover Defender Bisa Muat 7 Penumpang

    Dalam dokumen yang beredar di Internet, Toyota Avanza Tigre 1.5L ditawarkan dalam dua pilihan yakni transmisi manual dan otomatis. Berdasarkan informasi yang terdapat pada Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB), Tigre manual dijual Rp 173 juta, dan versi otomatis Rp 183 juta.

    "Oya, saya baru tahu (data itu)," ujar Soerjo kepada Tempo, 23 Februari 2018. Saat ditanya lebih jauh, Soerjo masih enggan untuk membeberkan informasih detail tentang rencana penyegaran pada Toyota Avanza.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.