Kontes Customaxi Yamaha, Abidin: Bentuk Apresiasi ke Konsumen

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Finalis CustoMAXI Kelas Xmax, Nmax dan Aerox

    Finalis CustoMAXI Kelas Xmax, Nmax dan Aerox

    TEMPO.CO, Jakarta - Yamaha Indonesia Motor Manufacturing menggelar kontes customaxi Yamaha untuk memberikan apresiasi kepada konsumen. Ia mengatakan penjualan maxi Yamaha yaitu Nmax, Xmax dan Aerox telah mencapai 30 unit per bulan. "Apresiasi untuk konsumen setia Yamaha," ujar M Abidin General Manager After Sales and Motorsport YIMM di acara kontes Customaxi di Atrium Pejaten Village Sabtu 24 Februari 2018.

    Ia mengungkapkan bahwa adanya modifikasi ini tak hanya menguntungkan penjualan Yamaha juga mendukung bisnis part. Menurut dia, penjualan part telah melonjak dari sebelumnya Rp 4 triliun kini menjadi Rp 5 triliun. "Aktivitas modifikasi ini membantu bisnis part modifikasi maupun bawaan Yamaha," katanya.

    Baca: Yamaha Perkirakan Pasar Skutik Premium Meningkat

    Bahkan, kata dia, saat berada di daerah ditemui perajin jok bahwa dengan adanya modifikasi maxi itu telah menolong bisnisnya. "Padahal saya mau tutup, eh sekarang dengan adanya nmax dan xmax order tambah banyak hampir 30 buah per bulan," katanya.

    Abidin mengatakan akan menggelar kontes customaxi yang lebih banyak kategorinya. Saat ini, Yamaha hanya mengelar kontes modifikasi untuk kategori standar. Nantinya akan diperluas. "Sekarang saya harus jeli melihat modifikasi karena banyak part yang bukan standar," ujarnya.

    Dalam kesempatan ini, diikuti 22 peserta. Customaxi merupakan kompetisi modifikasi motor-motor skutik bongsor Yamaha (Maxi) yaitu Nmax, Xmax, Aerox 155 yang digelar online sejak November 2017. Setelah fase pendaftaran, sebanyak 30 motor terbaik masuk babak semifinal di Medan, Tangerang, Banjarmasin, Makassar, Bali, Surabaya, Semarang, dan Bandung.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.