Yamaha Lexi Segera Dikirim ke Konsumen, Simak Jadwalnya

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yamaha Lexi 125. Tempo/Naufal Shafly

    Yamaha Lexi 125. Tempo/Naufal Shafly

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) berencana mendistribusikan skutik bongsor 125cc, Yamaha Lexi, pada pertengahan April 2018.

    Sepeda motor yang diklaim memiliki fitur modern dan lengkap itu hadir sebagai pelengkap keluarga Maxi Yamaha yang telah ada, di antaranya TMax, XMax, NMax, dan Aerox155.

    "Pertengahan April, ya," kata Deputy GM Marketing PT YIMM Eddy Ang kepada wartawan di sela-sela final kontes modifikasi Costomaxi di Jakarta, Sabtu, 24 Februari 2018.

    Baca: YIMM Targetkan Penjualan Yamaha Lexi Susul Nmax

    Sebelum memasuki proses produksi pada awal April, Yamaha Indonesia berencana mengumumkan harga resmi Lexi pada Maret, kemudian memperkenalkan sepeda motor itu di enam kota besar, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, dan Bali.

    Eddy Ang juga mengatakan setidaknya akan ada 1.000 unit Yamaha Lexi yang disiapkan untuk pemesanan secara online. Namun, secara umum, penjualan skutik itu akan dipusatkan di dealer.

    "Untuk awal ada online, tapi mayoritas akan lebih banyak di dealer ketimbang online-nya," katanya.

    Simak: Adu Skutik Suzuki Burgman dan Yamaha Lexi 125, Siapa Unggul

    Kendati demikian, ia belum bisa mengumumkan jumlah pemesan dan target produksi Lexi untuk saat ini.

    Yamaha Lexi juga mengusung mesin Blue Core 125cc LC4V. Sepeda motor ini semakin lengkap karena dibekali teknologi Variable Valve Actuation (VVA), yang membuat torsi merata pada setiap putaran mesin.

    Lexi juga dilengkapi Smart Motor Generator (SMG), yang membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan.

    Kendaraan ini memiliki pilihan warna matte, seperti Matte Red, Matte Grey, dan White pada Yamaha Lexi serta Matte Blue, Matte Grey, dan Bronze pada Yamaha Lexi-S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.