Distributor Audi Sebut Revisi Pajak Sedan Untungkan Konsumen

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chief Operation Officer Garuda Mataram Motor Jonas Chendana saat sesi test drive Audi dan VW di AEON Mall, BSD City, Tangerang Selatan. TEMPO/Naufal Shafly.

    Chief Operation Officer Garuda Mataram Motor Jonas Chendana saat sesi test drive Audi dan VW di AEON Mall, BSD City, Tangerang Selatan. TEMPO/Naufal Shafly.

    TEMPO.CO, Jakarta - Distributor Audi dan VW di Indonesia, PT Garuda Mataram Motor (GMM), enggan berkomentar banyak mengenai rencana revisi pajak sedan oleh pemerintah. Namun perusahaan menyatakan, jika hal tersebut benar terjadi, pihak yang diuntungkan adalah konsumen.

    “Secara praktis, yang diuntungkan pasti konsumen. Karena kalau pajak turun 10 persen saja sudah sangat lumayan berpengaruh pada harga jual,” kata Chief Operation Officer GMM Jonas Chendana kepada sejumlah wartawan dalam acara Audi dan VW Offensive SUV pada Sabtu, 24 Februari 2018.

    Baca: Deretan Mobil Audi dan VW Ini Bisa Dicoba di AEON Mall BSD City

    Jonas mengaku pihaknya belum mempunyai strategi apa pun terkait dengan hal tersebut. “Saya mengharapkan turun. Tapi kalau (pajak sedan) tidak turun, ya, saya tidak mau berharap. Jadi saya belum bikin strategi,” ujarnya.

    Menurutnya, penjualan sedan VW dan Audi memang tidak terlalu besar. “Kalau di VW itu sekitar 700-an unit per tahun. Kalau Audi sekitar 100 per tahun,” ucapnya. “Sekarang apa adanya saja, sih.”

    Sebelumnya, pemerintah berencana melakukan revisi pajak sedan. Hal itu terkait dengan sedan yang terkena pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM). Pajak mewah tersebut mengakibatkan pasar sedan menjadi tidak sehat.

    Simak: VW Jetta Terbaru Segera Diluncurkan

    Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan pabrik ke dealer sedan hanya berkontribusi kurang dari 1 persen dari total penjualan nasional sepanjang 2017.

    Selain kontribusi yang kecil terhadap pasar domestik, pasokan ke dealer sedan tahun lalu juga anjlok. Dibandingkan dengan 2016, penjualan ke dealer sedan turun 52,71 persen pada 2017.

    Sedan dengan kubikasi mesin kurang dari atau sama dengan 1.500 cc turun paling banyak mencapai 52,71 persen. Diikuti sedang dengan kubikasi mesin lebih dari 3.001 cc, yang menyusut 42,41 persen, dan terakhir 1.501 cc-3.000 cc turun 15,32 persen. Revisi pajak sedan diperkirakan disahkan pada Maret 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.