Rabu, 19 September 2018

Test Ride Honda CB150 Verza: Ringan Cocok untuk Komuter

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengujian Honda CB150 Verza di lapangan JI Expo Kemayoran, Selasa 20 Februari 2018. Dok AHM

    Pengujian Honda CB150 Verza di lapangan JI Expo Kemayoran, Selasa 20 Februari 2018. Dok AHM

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Astra Honda Motor (AHM) memperbaharui motor sport naked entry level yaitu All New Honda CB150 Verza. Motor ini adalah generasi kedua Honda Verza 150 ini yang lahir pada 2013. AHM memposisikan motor yang bergenre sport klasik ini sebagai motor komuter harian.

    "Kami menyasar mereka yang ingin berpindah dari pengguna motor bebek dan pemakai motor matik untuk mencoba sensasi motor sport," kata Direktur Marketing AHM Thomas Wijaya, Selasa pekan lalu.

    Menurut Thomas, pasar motor sport entry level masih memiliki pasar yang menggiurkan. Ia menyebutkan selama 2017, Honda Verza 150 mampu terjual 53 ribu unit setahun dengan pangsa pasar sekitar 10 persen dari motor sport nasional. Dengan perilisan All New Honda CB150 Verza, AHM menargetkan penjualan 55 ribu unit setahun atau naik 2 ribu unit.

    Baca: All New Honda CB150 Verza Disulap Menjadi Motor Pantai

    Apalagi kini, All New Honda CB150 Verza memiliki tampilan baru dengan lampu depan berbentuk bulat yang memberi kesan modern dan tak lekang oleh waktu. Pilihan warna stripe yang minimalis berupa garis dengan warna kontras semakin memperkuat karakter nuansa klasik modern. Juga, lampu belakang dengan smoke, cover knalpot baru dan shroud yang kekar.

    President Director AHM Toshiyuki Inuma mengatakan All New Honda CB150 Verza memiliki konsep yang berbeda dengan Honda CB150R yang lebih mengesankan street fighter yang sporty. Ia mengakui konsep yang dibenamkan pada All New CB150 Verza adalah tradisional seperti yang bisa ditemui pada CB1300 Superfour. "Konsep motor sport tradisional seperti CB1300 Superfour banyak digemari," ujar Inuma.

    Menurut Inuma, konsep tradisional tersebut agar motor tersebut lebih fungsional seperti target penguna motor sport pemula. Ia pun melanjutkan pasar juga menjadi pertimbangan AHM dimana pada sisi motorsport entry level. "Sehingga dari hasil pemikiran kami tetap menyiapkan model untuk menjamin aktivitas sehari-hari, kendaraan yang kuat dan tangguh," ujar Inuma.

    Dani Ibrahim, Project Leader All New Honda CB150 Verza, mengatakan konsep ringan dan tangguh karena motor ini ditargetkan untuk konsumen pemula. Mereka ini tersebar di kota dan pedesaan digunakan pria muda hingga dewasa. "Tiga kata kunci dalam motor ini pridefull, multipurpose, dan maskulin," ucapnya.

    Fitur-fitur canggih juga menempel pada All New Honda CB150 Verza, seperti panel meter baru full digital yang informatif serupa dengan Honda CRF150 dan Honda Beat Street, tutup tangki bensin baru dengan warna hitam, serta secure key shutter. Pada panel meternya menunjukan kecepatan, jarak perjalanan, konsumsi bensin, hingga posisi gigi perseneling, termasuk penggunaan ECO riding. Sementara, posisi duduk yang tegak menjadikannya tetap nyaman untuk berkendara.

    Saat Tempo yang memiliki tinggi badan 160 sentimeter menaiki motor dengan kapasitas mesin 149,15 cc ini mampu menapak dengan baik karena motor ini memiliki tinggi jok ke tanah hanya 773 sentimeter. Posisi tangan pun terasa rileks, hal itu ditunjang dengan bentuk setang yang tinggi khas motor sport naked Honda. Kenyamanan ditambah dengan footstep yang lebih ke depan dibandingkan motor sport lainnya. Bagi pembonceng pun akan merasakan kenyamanan dengan posisi jok yang landai. Kendali motor juga mudah karena memiliki bobot hanya 129 kilogram untuk tipe cast wheel yang Tempo gunakan.

    Baca: Modifikasi All New Honda CB150 Verza Bertema Scrambler

    All New Honda CB150 Verza masih dibekali mesin lama berkapasitas 150cc, 4-Langkah, SOHC, Silinder Tunggal, 5-Kecepatan dengan sistem suplai bahan bakar PGM-FI. Mesin ini mampu menyemburkan tenaga 13,04 PS pada putaran 8.500 rpm dan torsi 12,74 Nm pada putaran 6.000 rpm. Menurut Marketing Director AHM Shigeto Kimura, meski mesin sama dengan versi sebelumnya namun sistem injeksinya sudah diimprovisasi. Hasilnya, kata dia, mesinnya lebih bertenaga, responsif, dan ramah lingkungan.

    "Tenaga di putaran bawah lebih baik dibandingkan versi sebelumnya," ujarnya. Berdasarkan pengujian AHM, motor sport termurah ini mampu melaju dari 0-200 meter hanya dalam waktu 11,41 detik. Tak hanya itu, motor ini juga tergolong irit dengan konsumsi bahan bakar 46.3 kilometer per liter (EURO 2) dan 43.5 kilometer per liter (EURO 3) menggunakan metode ECE R40.

    Tempo ingin membuktikan klaim Kimura. Ketika distarter, knalpot motor tersebut suaranya halus tak terlalu ngebas seperti Verza 150 maklum telah lolos Euro2. Akselerasinya cukup baik untuk motor dengan mesin 150 berpendingin udara meski respon mesin smooth. Sayangnya, trek lurus yang disiapkan panitia kurang panjang hanya sekitar 100-an meter. Top speed yang didapatkan hanya sekitar 50-an kilometer per jam.

    Soal kenyamanan, jok terasa pas hanya saja suspensi belakangnya terasa keras saat melewati speed trap. Maklum saja, AHM memang mengeset suspensi ganda kuat dan tangguh bisa digunakan untuk berkendara sendiri hingga membawa beban lebih. Meski demikian hal tersebut bisa dikompromi dengan adanya lima penyetelan yang disediakan pabrikan. Komposisi motor yang ringan dan rake yang sempit membuat motor ini lincah melewati cone dan dipakai zig-zag. Keunggulan ini sangat cocok digunakan untuk perkotaan seperti Jakarta yang macet.

    Digunakan untuk menikung masih stabil meski ban motor kurang lebar dengan ukuran 80/100-17 pada bagian depan dan 100/90-17 pada bagian belakang. Berdasarkan data AHM, velg motor ini masih aman menggunakan ban lebih lebar dengan ukuran 120/70 seperti versi yang sudah menempel aksesoris resmi. Di luar kekurangan tersebut, ban yang dipasang AHM merupakan tipe tubeless sehingga lebih tenang dengan 'ranjau' jalanan.

    Baca: Dua Perubahan Mendasar pada All New Honda CB150 Verza

    Di sektor pengereman, AHM hanya menyertakan rem teromol pada bagian belakang dan rem cakram pada bagian depan. Ketika keduanya digunakan secara bersamaan sudah bisa menghentikan laju motor. Beberapa jurnalis yang mencoba rem belakang menyebut ada gejala goyang. Namun, jika AHM menyertakan rem cakram belakang akan lebih sempurna.

    All New Honda CB150 Verza tersedia dengan 2 tipe, yakni Cast Wheel dan Spoke Wheel. Tipe Cast Wheel hadir dengan pilihan warna Masculine Black, Bold Red, dan Macho Silver. Sementara itu, untuk tipe Spoke Wheel hadir dengan warna Masculine Black. Model ini dipasarkan dengan harga Rp19,95 juta on the road Jakarta untuk tipe Cast Wheel dan harga OTR Rp19,3 juta untuk Spoke Wheel.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Memecahkan Rekor Dunia di Berlin Marathon

    Eliud Kipchoge, pelari Kenya, memecahkan rekor dunia marathon dengan waktu 2 jam 1 menit dan 39 dalam di Marathon. Menggulingkan rekor Dennis Kimetto.