Meluncur di Bandung, Datsun Cross Warna Ini Favorit Konsumen

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Datsun Cross diluncurkan di Mal Kota Kasablanka pada Kamis 18 Januari 2018. TEMPO/Naufal Shafly

    Datsun Cross diluncurkan di Mal Kota Kasablanka pada Kamis 18 Januari 2018. TEMPO/Naufal Shafly

    TEMPO.CO, Bandung - Warna terbaru menjadi pilihan favorit pemesan mobil Datsun Cross. Cat metalik berwarna amber dan copper lebih disukai dari lima pilihan lain, yaitu warna solid putih dan hitam, serta kelabu, merah, dan perak metalik.

    "Warnanya terkesan trendy dan stylish," kata Head of Communications PT Nissan Motor Indonesia Hana Maharani di Bandung, Selasa, 27 Februari 2018.

    Warna amber antara warna emas dan jingga. Adapun copper sedikit gelap dari amber. Kalangan pemesan yang menyukainya seperti ibu rumah tangga dan anak muda.

    Baca: Datsun Cross Meluncur di Medan, Ini Daftar Harganya

    Walau terkesan mobil gaul untuk anak muda, Datsun Cross dirancang sebagai mobil keluarga. Ada lima kursi dengan bagasi dalam di bagian belakang. "Saya lihat konsumen yang datang kebanyakan perempuan," kata President Director Nissan Motor Indonesia, Eichii Koito.

    Perusahaan otomotif dengan pabriknya di Purwakarta, Jawa Barat, itu meluncurkan produk terbarunya di Bandung hari ini. Nama Cross mencerminkan karakter ganda, sebagai kendaraan harian dan untuk berpetualang. "Kalau untuk off road ini tidak bisa," kata Eichii.

    Simak: Datsun Cross Mulai Diproduksi di Indonesia

    Datsun Cross merupakan compact crossover yang menjadi model ketiga Datsun di Indonesia atau model baru ke enam di dunia. Khusus dibuat untuk pasar konsumen di Indonesia, Nissan belum berencana mengekspornya.

    Setelah produksi perdana akhir Januari lalu, pengiriman pertama Datsun Cross ke pasar ditargetkan Maret 2018. Dengan pilihan tranmisi manual atau CVT (continuously variable transmission), harga jualnya Rp 160 juta lebih.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.