Standar Euro IV Dimulai 2018, Oktan Pertalite Naik Jadi 91?

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nozle (tuas) bahan bakar minyak jenis PERTALITE ditandai warna putih disebuah SPBU di Yogyakarta, 14 Agustus 2015. Di Yogyakarta baru terdapat tiga SPBU yang menjual bahan bakar Pertalite. TEMPO/Pius Erlangga

    Nozle (tuas) bahan bakar minyak jenis PERTALITE ditandai warna putih disebuah SPBU di Yogyakarta, 14 Agustus 2015. Di Yogyakarta baru terdapat tiga SPBU yang menjual bahan bakar Pertalite. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah berencana menerapkan kualitas BBM EURO IV akan dimulai pada September 2018. Kualitas BBM EURO IV itu dinilai setara dengan BBM Oktan 91 ke atas, dengan begitu bagaimana nasib Pertalite yang memiliki oktan 90?

    Saat ini, Indonesia baru menerapkan standar BBM Euro 2 yang dimulai sejak 2003. Penerapan itu cenderung terlambat dari negara lain yang sudah menerapkan sejak 1997. Lalu, negara maju sudah mulai menerapkan standar Euro 4 sejak 2005, sedangkan Indonesia baru akan memulai standar itu mulai akhir tahun ini secara bertahap.

    Sebelum masuk ke standar Euro 4, saat ini pun standar Euro 2 belum diterapkan seluruhnya. Masih ada konsumsi bahan bakar gasolin dengan kandungan oktan (research octane number/RON) 88, yaitu Premium.

    Baca: Pertalite Digunakan di Motor Keluaran Lama, Ini Kata Komunitas

    Pada Maret 2017, KLHK menerbitkan regulasi soal baku mutu emisi gas buang kendaraan bermotor tipe baru. Peraturan Menteri KLHK No. P.20/MENLHK/Setjen/KUM.1/3/2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru.

    Melalui beleid itu, penggunaan BBM tipe Euro 4 diterapkan mulai 2018 secara bertahap hingga 2021. PT Pertamina (Persero) mengaku siap untuk mendistribusikan BBM kualitas EURO IV mulai akhir 2018.

    Direktur Pemasaran Pertamina Muchamad Iskandar mengatakan, jumlah produksi Premium kemungkinan turun sesuai dengan roadmap kilang perseroan. Pada akhir tahun ini, proyek Cilacap Langit Biru diharapkan bisa rampung, dengan begitu produksi BBM Ron 88 yakni, Premium bisa mulai berkurang.

    "Namun, tidak akan semua kluster langsung berkurang produksi BBM Ron 88. Ada beberapa kilang yang masih memproduksi Ron 88 seperti, Balikpapan, Dumai, dan Cilacap masih sebagian," ujarnya pada Selasa 27 Februari 2018 malam.

    Baca: Produk Baru Total Tantang Pertalite Buatan Pertamina, Harganya...

    Adapun, syarat BBM berkualitas EURO IV adalah minimal oktan 91. Hal itu membuat nasib Pertalite bisa jadi diujung tanduk pada saat penerapan kualitas EURO IV nanti.

    Iskandar pun menyebut  saat ini Pertalite masih oktan 90. Nanti, bila penerapan EURO IV, perseroan akan menaikkan oktan dari produk tersebut.

    "Kami naikkan 1 oktan saja kan sudah menjadi EURO IV," ujarnya.

    Pertamina pun menargetkan seluruh kilang perseroan bisa memproduksi BBM berkualitas EURO IV sepenuhnya pada 2023.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.