Begini Rasanya Menjajal Wuling Cortez Sejauh 254,6 Kilometer

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wuling Cortez melintas di jalur menanjak dan menurun di daerah kaki Gunung Merbabu. Kamis, 1 Maret 2018. Dok. Wuling

    Wuling Cortez melintas di jalur menanjak dan menurun di daerah kaki Gunung Merbabu. Kamis, 1 Maret 2018. Dok. Wuling

    TEMPO.CO, Magelang - Kesempatan untuk menguji Wuling Cortez itu akhirnya tiba. Tempo bersama 20 jurnalis lainnya menguji 5 unit Wuling Cortez tipe L Lux dengan rute Semarang-Solo-Magelang-Solo sejauh 254,6 kilometer selama 3 hari. Jalur yang disiapkan panitia di rute ini bisa dikatakan cukup menantang. Bukan melulu berkeliling kota, tapi naik hingga ke lereng Gunung Merbabu.

    Baca: Sistem Keselamatan Canggih Ini Ada di Wuling Cortez

    Brand Manager Wuling Motors Indonesia Dian Asmahani mengatakan bahwa rute yang dilalui test drive kali ini salah satunya untuk membuktikan kemampuan fitur-fitur yang ada di Wuling Cortez, termasuk menguji transmisi i-AMT. “Dari rute yang telah dilalui, Wuling Cortez membuktikan kompetensinya,” kata Dian di Magelang, Jumat, 2 Maret 2018.

    Wuling Cortez di jalan Tol Semarang, 28 Februari 2018. TEMPO/Wawan Proiyanto.

    Jalur yang dilalui test drive kali ini memang memiliki tanjakan terjal dan turunan curam. Kondisi permukaan aspal juga tak seluruhnya mulus, di beberapa titik terdapat jalanan rusak dan bahkan melalui bekas longsor.

    Baca: Wuling Motors Indonesia Pertimbangkan Ekspor ke Negara ASEAN

    Perjalanan ini dimulai dari dealer Wuling Motors di Semarang yang dilanjutkan ke Kawasan Wisata Umbul Sidomukti melalui jalan tol Semarang – Solo. Hari pertama test drive ini didominasi jalur perkotaan dengan kondisi malam menuju Solo.  Sedikit tantangan dihadapi peserta saat menuju Umbul Sidomukti. Tanjakan menuju obyek wisata ini cukup terjal.

    Wuling Cortez melintas di jalur menanjak dan menurun di daerah kaki Gunung Merbabu. Kamis, 1 Maret 2018. Dok. Wuling

    Ini adalah ujian pertama untuk performa mesin berkapasitas 1.800 cc bertenaga 129 HP pada 5.600 rpm dan torsi maksimum sebesar 174 Nm pada rentang 3.600 sampai 4.600 rpm. Tenaga mesin ini disalurkan ke roda penggerak depan melalui transmisi manual 6 percepatan atau intelligent Automated Mechanical Transimission (i-AMT). 

    “Transmisi ini menawarkan kenyamanan dan kemudahan dalam berkendara kepada pengemudi,” kata Arief Rahmadi, Product Planing Specialist Wuling Motos Indonesia. Penjelasan mengenai transmisi i-AMT ini akan dibahas lebih detail pada artikel selanjutnya.

    Simak: Wuling Cortez Masuk Yogyakarta, Ini Daftar Harganya

    Jalur Semarang-Solo juga menyajikan sensasi berkendara dengan kecepatan tinggi. Paling tidak, masih sebatas aman dan tak lebih dari 100 kilometer per jam. Peserta membuktikan kemampuan transmisi i-AMT di jalur landai. Transmisi ini memang perlu perlakuan khusus, alias tak bisa langsung diinjak dalam-dalam seperti pada transmisi CVT.

    Pedal gas diinjak secara perlahan, hingga jarum rpm bergerak naik dan mobil cukup memiliki torsi untuk berakselerasi. Setelah mobil melaju dan gigi satu pindah ke gigi dua, baru akselerasinya terasa cepat seperti pada transmisi CVT. Jika pedal gas diinjak dalam-dalam secara langsung dan transmisi pada posisi otomatis, akselerasinya tak sebaik pada transmisi CVT. Mobil seperti kehilangan tenaga.

    Wuling Cortez saat melintas di tol Semarang. 28 Februari 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    Hari kedua, rombongan diajak belajar membatik di Batik Omah Laweyan di Solo. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dengan melintasi kontur jalanan menanjak, menurun dan berliku-liku di daerah kaki Gunung Merbabu.

    Menariknya, peserta turut melintasi tikungan yang terkenal dengan panoramanya yakni tikungan Irung Petruk. Sebuah tikungan berbentuk “U” dan menanjak. Setelah puas bermain di jalanan menanjak tanpa hambatan, Wuling Cortez turut menikmati jalan menurun dan jalur pedesaan yang asri di daerah Magelang.

    Simak: Wuling Cortez, Penantang Toyota Kijang Innova Sudah Bisa Dipesan

    Hari ketiga perjalanan ditutup dengan kunjungan ke dealer Wuling Magelang. Kondisi rute yang dilaluinya lebih didominasi dengan jalur lintas propinsi. Tercatat jarak tempuh yang berhasil direkam selama kegiatan tiga hari ini yakni 254,6 kilometer.

    Mengenai fiturnya, Wuling Cortez diakomodasi dengan fitur keselamatan yang lengkap dan penunjang kenyamanan berkendara yang kompetitif di kelasnya. Mulai dari Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake force Distribution (EBD), Brake Assist (BA), Automatic Vehicle Holding (AVH), Hill Hold Control (HHC), Electric Parking Brake (EPB), hingga Electronic Stability Control (ESC). Selain itu, dilengkapi pula dengan Advanced 8 inci Entertainment System, Convenient Electric Front Seat Adjuster dan Classy Electric Sunroof.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.